Tak Ada LHKPN, Caleg Terpilih Batal Dilantik

Ilustrasi

CILEGON – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon mengingatkan calon legislatif (caleg) terpilih unutk segera menyerahkan tanda penyerahan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) yang diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jika tidak, KPU tidak bisa mengusulkan proses pelantikan caleg terpilih ke gubernur Banten.

Koordinator Divisi Teknis KPU Kota Cilegon Eli Jumaeli menegaskan, setelah penetapan caleg terpilih secara berjenjang, jika tak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), KPU Kota Cilegon akan menetapkan caleg terpilih tingkat Kota Cilegon pada 26 Mei 2019.

“Caleg terpilih wajib menyerahkan LHKPN. Seminggu setelah penetapan,” ujarnya, Minggu (19/5).

Eli menjelaskan, penyerahan LHKPN disampaikan ke KPK. KPU hanya menerima bukti penyerahannya. Jika, tidak, KPU tidak bisa menyerahkan lampiran caleg terpilih ke gubernur untuk proses pelantikan. “Sanksinya memang berat. Kita tidak bisa mengusulkan pelantikan ke gubernur. Ini persyaratan terakhir,” terangnya.

Menurut Eli, kewajiban terakhir caleg terpilih tersebut tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20/2018 Pasal 37 ayat 3. Bahwa caleg terpilih harus menyerahkan hasil LHKPN kepada KPU.

“Edarannya sudah disampaikan ke parpol. melalui grup Liason Officer (LO) atau penghubung partai. Minimal mereka sudah mempersiapkan,” katanya.

Ketua KPU Kota Cilegon Irfan Alfi mengatakan, selain soal penyerahan LHKPN, KPU masih menunggu hasil audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP) soal laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK). Sebab, dalam LPPDK tersebut, bila tidak melapor, partainya akan didiskualifikasi.

“Masih belum ada hasilnya. Mudah-mudahan bisa lebih cepat rampungnya,” katanya singkat.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Cilegon Sutisna Abas mengatakan, setiap caleg yang ada di Partai Golkar diarahkan untuk mematuhi mekanisme yang dibuat oleh penyelenggara. “Kalau soal LHKPN tentu parpol berkewajiban mengingatkan pada caleg terpilih. Saya yakin semua caleg Golkar mematuhinya,” terangnya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris DPD Partai Berkarya Kota Cilegon Muhlis Sulistiyo mengatakan, kader-kader Berkarya yang maju menjadi caleg, termasuk yang terpilih, sudah menyerahkan LHKPN ke KPK. Sehingga, apa yang menjadi persyaratan KPU akan dipenuhi oleh caleg terpilih.

“Kan LHKPN-nya sudah diserahkan ke KPK. Tinggal nanti kita menerima surat keterangan penyerahan laporannya. Baru diserahkan ke KPU,” tandasnya. (fdr/ibm/ira)