Tak Ada Ruang Kelas, Siswa SMAN Cirinten Numpang di Gedung SMP

Para pelajar SMAN Cirinten belajar di lantai SMPN 2 Cirinten, Selasa (7/8). DOK SMAN CIRINTEN UNTUK RADAR BANTEN

CIRINTEN – Sebanyak 60 siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Cirinten terpaksa melaksanakan pembelajaran di gedung SMP Negeri 2 Cirinten, karena belum memiliki ruang berlajar. Bahkan, siswa kelas X, XI, dan XII terpaksa harus belajar di lantai sekolah, karena tidak ada lagi ruang belajar yang bisa dipinjamkan.

Ahmad Sulaeman, staf pengajar SMAN Cirinten mengatakan, KBM seperti itu telah berjalan selama enam tahun atau sejak SMAN Cirinten dirintis oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud). Usulan pembangunan unit sekolah baru (USB) yang disampaikan pihak sekolah bersama masyarakat tidak pernah direspons pemerintah. “Kondisi KBM (kegiatan belajar mengajar) di SMAN Cirinten cukup memprihatinkan. Anak-anak harus belajar di SMP dengan ruangan yang sempit dan hanya beralaskan karpet,” kata Sulaeman, kemarin.

Menurutnya, para pelajar dari beberapa desa di Cirinten antusias dengan keberadaan SMAN. Pada awal tahun ajaran baru, orangtua murid banyak yang mendaftarkan anaknya. “Dulu pernah banyak, tapi setelah mengetahui SMAN Cirinten tidak punya gedung sendiri maka banyak yang pindah sekolah,” katanya.

Sulaeman memastikan, ketidaksediaan gedung belajar, kerap membuat para siswa tidak nyaman untuk belajar. “Harapan siswa, orangtua, dan para guru, pemerintah segera membangun gedung SMAN Cirinten agar anak-anak dapat belajar dengan nyaman. Terpenting, mereka bisa mendapatkan pendidikan yang baik dan berkualitas,” ungkapnya.

Siti Anisa, siswa SMAN Cirinten membenarkan, kondisi KBM di sekolahnya cukup memprihatinkan. Penyebabnya, selain tidak memiliki gedung sekolah sendiri, para siswa juga kerap belajar di lantai, karena ruang belajar yang digunakan tidak dilengkapi dengan mebeler. Pokoknya, kami enggak nyaman ketika melaksanakan KBM di gedung SMPN 2 Cirinten ini,” paparnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Dindikbud Wilayah Lebak Provinsi Banten Syargawi menyatakan, telah mengetahui KBM di SMAN Cirinten. Ia mengaku, tahun ini telah menyampaikan usulan pengadaan lahan dan pembangunan gedung sekolah. Harapannya, dalam waktu dekat Pemprov Banten dapat melaksanakan kegiatan pengadaan lahan terlebih dahulu. “Jika lahannya sudah tersedia maka kita akan upayakan agar Dindikbud Banten segera membangun gedung SMAN Cirinten,” terangnya.

Dia berharap, para siswa, guru, dan masyarakat di Cirinten bisa bersabar. “Doakan saja, semoga tahun depan dapat segera dialokasikan anggaran untuk pembangunan gedung SMAN Cirinten,” katanya. (Mastur/RBG)