Tak Direstui, Pacar Dibawa Kabur

0
689 views

SERANG – Nurhasanah (21) gadis asal Kampung Kosambi, Desa Bumijaya, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, hilang sejak Selasa (3/3) malam. Diduga, perempuan yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga itu dibawa kabur oleh pacarnya, Diding, lantaran hubungan keduanya tidak direstui.

“Sudah seminggu keponakan saya tidak tahu keberadaannya. Informasinya dia dijemput di tempat kerjanya,” kata paman Nurhasanah, Uus Damyati, Selasa (10/3).

Pihak keluarga, kata Uus, sudah beberapa kali menelepon Nurhasanah. Namun, ponselnya sudah dalam kondisi tidak aktif.  “Tidak ada komunikasi sampai sekarang. Nomornya sudah tidak aktif,” kata Uus.

Keponakannya diyakini Uus telah dibawa oleh Diding. Sebab, Diding didatangi kediamannya di Kampung Benggala, Desa Bumijaya, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang juga sudah menghilang. “Sudah datang ke sana (rumah Diding-red), tapi dia enggak ada juga di rumah,” ucap Uus.

Pihak keluarga khawatir dengan Nurhasanah, untuk itu pada Selasa (10/3) sore, keluarga didampingi oleh Kepala Desa Bumijaya melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Ciruas, dengan harapan Nurhasanah dapat ditemukan. “Hari ini (kemarin-red) kita sedang proses (laporan ke polisi). Ini juga sedang bersama Pak Kades,” kata Uus.

Ia menduga Nurhasanah dipaksa oleh Diding untuk ikut bersamanya. Sebab, Diding pernah mengancam keluarga Nurhasanah, lantaran tidak merestui hubungan keduanya. “Saya menduga, keponakan saya terkena guna-guna sampai nurut gitu. Diding sempat ngancam, katanya jangan salahkan saya kalau Nur tidak ada di Kosambi dan Benggala, begitu ngancamnya,” ucap Uus.

Sementara Kapolsek Ciruas Komisaris Polisi (Kompol) Sukirno membenarkan informasi hilangnya warga Ciruas. Namun, hingga saat ini kepolisian belum menerima laporan dari keluarga. “Iya ada, informasi yang kita peroleh. Dia kabur bersama pacarnya, karena tidak direstui keluarga, mirip kisah Siti Nurbaya begitu,” tutur Sukirno. (mg05/alt/ags