Tak Jera, Residivis Edarkan Sabu-sabu

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan didampingi Wakapolres Kompol Agung Cahyono, Kasat Resnarkoba AKP Nana Supriyatna menunjukkan barang bukti kasus peredaran narkoba, kemarin.

SERANG – Sepuluh bulan mendekam di penjara lantaran mengonsumsi sabu-sabu tak membuat Yogi Irawan (42) jera. Lelaki asal Lampung Tengah itu justru semakin nekat. Sabtu (25/8), polisi kembali menangkap Yogi Irawan di kontrakannya di Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang lantaran mengedarkan narkoba.

“Barang bukti puluhan paket plastik bening yang diduga sabu dalam satu paket besar dan empat paket sedang serta 19 paket kecil. Timbangan elektronik dan sebungkus plastik bening,” kata Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Indra Gunawan didampingi Wakapolres Serang Komisaris Polisi (Kompol) Agung Cahyono di Mapolres Serang, Selasa (28/8).

Penangkapan buruh perusahaan tanah urukan itu berawal dari keresahan masyarakat lantaran rumah kontrakan Yogi kerap didatangi oleh warga tidak dikenal. Setelah diselidiki, mantan narapidana itu dicurigai kembali terlibat dalam peredaran narkoba. Yogi Irawan disergap polisi, ketika sedang akan melakukan transaksi dengan konsumennya di kontrakannya.

“Dalam penggeladahan ditemukan puluhan paket sabu yang disembunyikan di dalam mobil mainan. Tersangka berikut barang bukti langsung diamankan untuk dilakukan pemeriksaan,” terang Indra.

Saat diinterograsi, Yogi yang bebas dari Rutan Klas II B Serang satu tahun lalu itu mengakui seluruh barang bukti sabu-sabu itu didapatkan dari seorang bandar di Jakarta.

“Sudah tiga kali menerima paket sabu. Setiap paket yang terjual, tersangka mendapat upah. Paket kecil upahnya Rp25 ribu dan paket sedang Rp50 ribu. Kalau terjual semua, tersangka dapat bonus 2 paket kecil sabu,” kata Indra.

Sementara, Yogi mengaku tergiur berbisnis narkoba lantaran tak perlu mengeluarkan modal, tetapi memperoleh keuntungan besar. “Upah dari menjual sabu saya gunakan untuk menambah biaya dapur. Sedangkan bonus 2 paket sabu saya gunakan sendiri,” kata Yogi. (Merwanda/RBG)