Tak Kuasa Menahan Cemburu, Suami Aniaya Istri

0
69
Ilustrasi

SERANG – Rencana Naim (34) menghabisi nyawa istrinya, Susi Susanti (24), Rabu (24/7) lalu, gagal. Upaya lelaki asal Kampung Salak Pulo, Desa Sukamampir, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang itu berhasil dihalangi warga.

Upaya pembunuhan itu berawal dari cekcok mulut antara Naim dan Susi pada Selasa (23/7) lalu. Naim curiga Susi menjalin hubungan asmara dengan pria lain. Namun, tuduhan tersebut dibantah oleh korban. Naim tetap tak percaya bantahan korban.

Naim yang cemburu berencana membunuh korban. Rabu (24/7) sekira pukul 10.00 WIB, korban yang berada di rumah ditikam oleh Naim menggunakan pisau. Usai ditikam, korban memberontak.

Melihat tikamannya tak membuat korban roboh, pelaku semakin kalap. Dia membuang pisaunya dan mengambil sebilah golok dari bawah ranjang. Naim langsung melayangkan senjata tajam (sajam) tersebut ke punggung dan perut korban. Namun, kondisi fisik korban terlihat masih kuat.

Pelaku kemudian memegangi tubuh korban dan menggorok lehernya. Korban yang berkali-kali dianiaya, menjerit minta tolong. Teriakan tersebut terdengar oleh Basri (59), warga sekitar. Basri langsung masuk ke dalam rumah dan menenangkan pelaku. “Asal mulanya karena cemburu,” kata Kapolsek Carenang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Basar dihubungi melalui ponselnya.

Tak perlu waktu lama, warga berduyun-duyun mendatangi rumah korban. Nyali pelaku pun menciut. Naim hanya terdiam saat warga membawa korban ke Puskesmas Carenang. “Ada 13 jahitan di bawah dagu,” kata Kapolsek.

Peristiwa tersebut oleh warga dilaporkan ke Mapolsek Carenang. Pelaku kemudian diamankan polisi ke Mapolsek Carenang. “Sudah diamankan di Polsek (pelaku-red),” kata Kapolsek.

Polisi telah mengamankan barang bukti berupa golok dan pisau. Sejumlah warga sekitar juga telah dimintai keterangan. “Barang bukti sudah kami amankan dari lokasi. Kami juga telah berkoordinasi dengan Polres Serang,” tutur Kapolsek. (Fahmi Sa’i/RBG)