Tak Lama Lagi akan Menikah, Jasad Muhajirin Ditemukan di Tanjung Sekong

Tenggelam

CILEGON – Satu dari tiga orang wisatawan yang hilang akibat terseret ombak di Pantai Tanjung Peni, Kelurahan Warnasari, Kota Cilegon ditemukan oleh petugas dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten di sekitaran perairan Tanjung Sekong, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Senin (18/7).

Jasad seorang wisatawan tersebut diketahui bernama Muhajirin (26) warga Lingkungan Gempol Kulon, Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon yang dikabarkan tidak lama lagi dalam waktu dekat ini akan melangsungkan pernikahan.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banten, Kolonel Laut Dadang Soemantri mengatakan, ditemukannya satu orang wisatawan ini berdasarkan informasi dari nelayan pada pukul 08.00 bahwa ada mayat yang mengambang di sekitar perairan Merak atau tepatnya di break water atau pagar pemecah ombak di Dermaga IV Pelabuhan. “Kita lakukan pencarian dengan dua kapal patroli bersama Polair Banten, dan berhasil ditemukan di perairan dekat Pertamina Gas LPG Tanjung Sekong dengan titik koordinat 05 54 617 s 105 59 860 dengan ciri-ciri mayat laki-laki mengenakan kaos krem dan celana pendek warna hitam” katanya.

Lanjut Dadang, mayat yang berhasil ditemukan ini langsung dievakuasi ke dermaga Lanal Banten dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika untuk keperluan otopsi. “Masih dua orang wisatawan lagi yang belum ditemukan dan kita masih terus melakukan pencarian dengan sejumlah pihak terkait,” ujarnya

Terpisah, Sekretaris Kelurahan Pabean Dedi Suryadinata mengatakan, Muhajirin merupakan sosok pemuda yang aktif di sejumlah organisasi kelurahan dan kepemudaan dengan memiliki perangai yang baik. “Padahal sebentar lagi dia (Muhajirin) itu mau nikah habis Lebaran Haji. Walaupun surat numpang nikahnya belum dibuat, tapi rencana yang sudah kita ketahui mah minggu ini ia akan membuat surat numpang nikah di kelurahan ini,” katanya.

Untuk diketahui, pada Minggu (17/7) kemarin, sekira pukul 11.30 WIB di Pantai Tanjung Peni, Kota Cilegon terdapat lima orang warga terseret ombak. Dari lima orang warga yang terseret ombak dan tenggelam itu, dua orang dinyatakan tewas, dua orang lainnya hilang dan satu orang lainnya selamat. (Riko)