SERANG – Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Banten Ishak Newton kecewa lantaran KNPI tidak termasuk lembaga penerima hibah 2014. Padahal, sebagai lembaga KNPI seharusnya menjadi lembaga yang masuk sebagai penerima hibah sebagaimana diamanatkan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan.

“Kita tidak termasuk data penerima hibah. Ini menjadi pertanyaan kami. Padahal KNPI jelas sebagai lembaga yang dinaungi undang-undang sebagai penerima hibah,” jelas Ishak Newton kepada wartawan, Kamis (26/6/2014).

Selanjutnya, KNPI juga sudah melaporkan hal ini kepada Dispora Banten. “Kita melihat persoalan KNPI ini banyak dipolitisasi oleh beberapa kalangan,” ungkapnya.

Ishak menuntut agar Plt Gubernur Banten Rano Karno agar tidak mencairkan terlebih dahulu dana hibah 2014 sebelum KNPI masuk di dalam daftar penerima hibah. “Jangan dulu dicairkan sebelum KNPI masuk sebagai penerima,” tegasnya.

Ishak menilai pihak Plt Gubernur Banten telah meremehkan posisi strategis KNPI Banten. “Kalau Pak Plt tidak mengindahkan hal ini maka kami akan menggelar demo besar-besaran untuk menurunkan Rano Karno sebagai Plt Gubernur Banten,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, lanjut Ishak, KNPI akan menggelar rapat mengenai hal ini. “Kita akan adakan rapat gabungan untuk menuntaskan hal ini suapaya ada kejelasan dari pemerintah Provinsi Banten,” pungkasnya. (Wahyudin)