SERANG – Kebijakan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah yang mulai diberlakukan Minggu (18/1) mendatang merupakan imbas dari penurunan harga minyak dunia.

Pengamat ekonomi Untirta Dahnil Anzar kepada radarbanten.com, Via ponsel, Sabtu (17/1/2015) menjelaskan, penurunan harga BBM ini tidak memengaruhi ruang fiskal APBN, karena memang harus turun sebagai konsekuensi turunnya harga minyak dunia. “Tetapi secara makro inflasi sudah sempat naik ketika harga BBM dinaikkan beberapa waktu lalu, dan tidak mudah bagi pasar menurunkan harga dalam Jangka pendek,” jelasnya.

Dahnil mengatakan, menghadapi seperti kondisi ini jelas pemerintah harus lebih ekspansif melakukan operasi pasar agar harga-harga komoditi dan barang bisa stabil kembali. “Operasi pasar harus dilakukan untuk menekan harga supaya stabil,” kata Dahnil.(Fauzan Dardiri)