SERANG – Pasangan calon jalur perseorangan Agus Irawan Hasbullah-Samsul Bahri dinyatakan gugur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang. Menerima hasil yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, paslon ini mencurigai  dalam pelaksanaan tahapan pilkada tidak sesuai aturan.

Agus Irawan Hasbullah mengatakan, teknis pelaksanaan yang tidak sesuai aturan ini membuat dirinya dinyatakan tidak memenuhi syarat. Ia menyebut ada pelaku di dalam institusi KPU Kota Serang salah dalam menghitung jumlah dukungan.

Yang membuat ia tidak terima dalam hasil penetapan calon, adalah dukungan yang sebelumnya dinyatakan belum memenuhi syarat pada verifikasi administrasi, yang tidak diverifikasi ulang.  “KPU menyebut Si A itu tidak mendukung, tapi surat pernyataannya mana? Saya juga bisa. Adek-adek (Wartawan-red) juga bisa ngomong begitu,” kata dia di Hotel Ledian, Kota Serang, Senin (12/2).

Agus akan menempuh jalur hukum. Syarat pencalonan harus dikoreksi secara hukum untuk mencari kebenaran. “Lihat, mana yang benar, mana yang salah. Kami tidak terima begitu saja. Nanti ketemu di pengadilan,” ancamnya.

Sejak dinyatakan tidak lolos menjadi bakal calon walikota, pengusaha ini akan melanjutkan laporan untuk melakukan gugatan. “Nanti KPU menanggapi atau tidak terserah dia. Kami akan lanjutkan demi ibukota ini berbenah. Saya tidak pernah kecewa tapi fakta yang ada bahwa kebenaran harus diangkat ke permukaan. Jangan sampai yang rugi itu rakyat. Rakyat mencari pemimpin yang betul-betul pro rakyat.”

Menurutnya, calon pemimpin itu harus siap mewakafkan dirinya kepada rakyat. Di Kota Serang membutuhkan perubahan untuk mencapai kesejahteraan. Masyarakat sangat menantikan figur yang mampu merubah Kota Serang ke arah yang lebih baik.

Terkait gugatan pasangan jalur perseorangan ini, Divisi Teknis KPU Kota Serang Fierly Murdlyat Mabrurri mengatakan,  dari rapat pleno penetapan calon Walikota dan Wakil Walikota Serang bagi pihak yang tidak menerima hasil penetapan paslon dipersilakan melaporkan sengketa ke Panwaslu. “Tidak ada pilihan lain. Jika ada, kami siap menghadapi gugatan,” tandasnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).