Takluk dari Kroasia 2-1, Spanyol yang Diobrak-abrik oleh Perisic

Twitter/@UEFAEuro
Twitter/@UEFAEuro

KROASIA sukses mengejutkan dalam laga pamungkas Grup D Euro 2016. Ini setelah mereka menang 2-1 atas Spanyol di Nouveau Stade de Bordeaux, Bordeaux (22/6) dini hari WIB. Atas kekalahan ini, La Furia Roja bakal berjumpa Italia di babak 16-Besar Euro 2016.

Seperti biasa, Spanyol langsung tancap gas sejak peluit pertama ditiupkan. Beberapa peluang, nyaris membuat mereka unggul cepat pada babak pertama ini.

Hasilnya cukup terlihat. Pasalnya, Pertandingan baru berjalan delapan menit, Spanyol sudah unggul atas Kroasia melalui Alvaro Morata.

Gol ini berawal dari kerja sama apik dari Cesc Fabregas dan David Silva. Fabregas yang mendapat umpan terobosan berhasil mengirimkan umpan tarik ke tengah. Morata yang tanpa kawalan berarti tinggal menceploskan bola ke gawang Kroasia.

Tertinggal, membuat Kroasia langsung terbangun. Mereka langsung beberapa kali melancarkan serangan.

Kroasia mendapat kesempatan pada menit ke-12. Ramos salah mengantisipasi bola di lini belakang Spanyol. Bola justru jatuh ke kaki Nikola Kalinic yang langsung melepaskan tembakan dari luar kotak pinalti. Namun penjaga gawang Spanyol, David de Gea masih bisa menepis bola itu.

Selang sembilan menit, Spanyol kembali mendapatkan peluang. Kali ini melalui David Silva. Pergerakannya di sisi kanan pertahanan Kroasia tak terkawal dan dia pun melepaskan tembakan dari luar kotak pinalti. Namun tembakan Silva masih mengarah tepat ke pelukan Subasic.

Kroasia akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-45. Ialah Nico Kalinic mencetak golnya lewat sebuah sontekan cerdik menggunakan tumit, setelah menerima umpan silang terukur dari Ivan Perisic di sayap kiri.

Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum. Memasuki paruh kedua, baik Kroasia maupun Spanyol kembali menekan.

Baru dua menit babak pertama digulirkan, Spanyol kembali mendapatkan peluang emas melalui Juanfran. Namun sayang, tendangannya itu masih melambung tinggi di atas gawang Danijel Subasic.

Pada menit ke-57, gantian Kroasia yang menekan. Melalui Tin Jedvac, David De Gea dipaksa berjibaku. Ini setelah sepakan kerasnya bisa diadang oleh kiper Manchester United.

Selang sepuluh menit, La Furia Roja kembali mendapatkan kesempatan. Kali ini giliran Sergio Ramos. Memanfaatkan sepak pojok, kapten Spanyol dan Real Madrid itu melompat tinggi untuk memburu bola. Berhasil lepas dari kawalan, Ramos melepaskan tandukan keras yang melenceng tipis dari gawang Subasic.

Spanyol sejatinya mendapatkan kesempatan untuk kembali unggul. Ini setelah mereka mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-70 setelah Silva dijatuhkan oleh Sime Vrsaljko.

Akan tetapi, Ramos yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya. Sepakan kerasnya mampu dibaca dengan baik oleh Subasic.

Spanyol kembali mendapatkan peluang pada menit ke-80 melalui Aduriz. Namun sayang, dia gagal memanfaatkan peluang.

Asyik menyerang membuat pertahanan Spanyol kosong. Hal ini sukses dimanfaatkan dengan baik oleh pemain Kroasia.

Ini setelah Ivan Perisic sukses mencetak gol pada menit ke-87. Berawal dari sepakan Aduriz yang mampu diblok, Kalinic memberikan bola kepada Perisic yang terus berlari menyisir sisi kiri sebelum melepaskan tembakan yang tidak mampu dibendung De Gea.

Skor 2-1 untuk keunggulan Kroasia bertahan hingga peluit panjang. Dengan hasil ini, Kroasia sukses keluar sebagai juara Grup D. Ini berarti Spanyol akan langsung berhadapan dengan Italia pada babak 16-besar. (ies/JPG)

Susunan Pemain:

Kroasia: Danijel Subasic; Sime Vrsaljko, Tin Jedvaj, Vedran Corluka, Ivan Perisic, Darijo Srna, Marko Rog, Milan Badelj; Ivan Rakiti?, Marko Pjaca; Nikola Kalini.

Spanyol: David De Gea; Juanfran, Sergio Ramos, Gerard Pique, Jordi Alba; Sergio Busquets, Andres Iniesta, Cesc Fábregas; David Silva, Nolito, ALvaro Morata.