Taklukkan Trek Cilegon, Danrem dan Anggota DPR RI Ikut Nge-trail

CILEGON – Sekira 900 rider dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Kota Cilegon untuk menaklukan trek trail dalam event Cilegon Adventure Trail, Sabtu (12/10). Dua di antaranya adalah Danrem 064 Maulana Yusuf Kolonel Infanteri Windiyatno dan anggota DPR RI Tb Haerul Jaman.

Rider dari sejumlah kabupaten kota di Banten, Jakarta, Bogor, dan Lampung tersebut menjajal ekstremnya Sirkuit Galvin, Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kota Cilegon, serta trek adventure sepanjang 31 kilometer.

Cilegon Adventure Trail merupakan salah satu dari rangkaian hari ulang tahun (HUT) ke-74 TNI. Acara itu hasil kerja sama antara Kodim 0623 Cilegon bersama komunitas trail di Kota Cilegon.

Dandim 0623 Cilegon Letkol Armed Rico Ricardo Sirait menuturkan, trek adventure sepanjang 31 kilometer tersebut dimulai dan berakhir di Sirkuit Galvin dengan rute dari sirkuit menuju Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.

Melalui sejumlah daerah perbukitan yang berada di Kecamatan Cibeber dan Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, para rider susuri jalur menuju Gunung Pinang, kemudian kembali menuju sirkuit melalui jalur JLS.

Menurut Rico, rute adventure hanya ditentukan sepanjang 31 kilometer karena memiliki tantangan yang cukup sulit. Meski tidak terlalu jauh, namun cukup memakan waktu dan tenaga ekstra untuk menaklukkannya. “Jalur Cilegon cukup ekstrem, dengan patahan di medan, meski tidak terlalu panjang tapi membutuhkan kemampuan teknis yang sangat baik sekali,” ujar Rico di sela-sela event, Sabtu (12/10).

Sebelum menaklukan trek adventure, para rider diberikan kesempatan untuk menjajal trek yang ada di Sirkuit Galvin. Menurutnya, hal itu menjadi nilai lebih dari Cilegon Aventure Trail, karena dalam satu event para rider bisa merasakan dua sensasi yang berbeda. “Mereka bisa merasakan jalur yang biasa digunakan oleh pebalap profesional,” paparnya.

Dijelaskan Rico, Cilegon Adventure Trail digelar bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan antara elemen, karena selama menelusuri trek, para rider yang berasal dari berbagai elemen itu tidak hanya berupaya menaklukkan tantangan, tetapi juga saling membantu satu sama lain. “Orang kalau ngetrail pasti ada rasa kebersamaan, senasib sepenanggungan jalur, makanya dikenal dengan sejalur sedulur, kalau ada yang mogok, nyungsep, saling membantu, hadir kebersamaan, itulah indahnya,” papar Rico.

Rico mengaku bersyukur event disambut baik oleh seluruh elemen sehingga bisa terselenggara dengan lancar dan meriah. Untuk memeriahkan suasana, lanjut Rico, penyelenggara pun menyiapkan hadiah utama dua motor trail, lima motor bebek, dan tiga minimotor trail, serta hadiah pendukung seperti sepeda, knalpot, helm, dan ratusan hadiah lain. (bam/ibm/ags)