Taman Cinta dan Rumah Tua Jadi Ikon RW 02 Walikukun

0
270 views

CARENANG – Sebuah taman telah dibangun warga RW 02, Kampung Walikukun, Desa Walikukun, Kecamatan Carenang. Rumah tua di kampung ini juga bakal dibuat indah. Keduanya diproyeksikan menjadi ikon RW ini, sekaligus andalan untuk meraih juara di Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2020.

Kampung yang dikelilingi persawahan ini bukan pendatang baru di LKBA. Tahun lalu, kampung ini berhasil meraih penghargaan untuk dua kategori sekaligus. Juara pertama untuk kategori kampung terinovatif dan aman, serta juara pertama untuk kategori penggerak lingkungan terbaik.

Untuk mempersiapkan penilaian LKBA tahun ini, menurut Ketua RW 02 Madroni Saputra, warganya sudah mulai gotong royong membersihkan kampung sejak Agustus 2020. ”Kami juga mempunyai dua ikon hasil penataan, yakni Taman Cinta dan gedung tua,” katanya kepada Radar Banten, Senin (28/9).

Taman yang dinamakan Taman Cinta itu, kata Madroni, merupakan hasil kreativitas Ketua RT 05 Rodiah bersama ibu-ibu dan pemuda. Di taman ini, terdapat spot foto berupa tempat duduk pengantin dari bambu bercat warna-warni. Tanaman bunga ikut memperindah taman ini.

”Jadi filosofinya, kalau ada pemuda yang masih jomblo terus foto di sini, langsung dapat pasangan,” ujar Madroni.

Sementara, gedung tua yang dia maksud adalah rumah tua milik warganya. Rumah tua ini telah disepakati untuk didekorasi dengan mural. Lalu, di bagian depan dan sampingnya akan dibuat spot foto dan taman hijau. Proses dekorasi rumah tua ini akan dimulai pekan depan.

”Nanti kita buat gedung tua ini menjadi bagus tapi tetap ada nilai seninya,” ungkap Madroni.

Ketua RT 05 RW 02 Rodiah menambahkan, dengan modal juara tahun lalu, kekompakan dan semangat warganya dalam menata kampung semakin besar. ”Bukan cuma gotong royong bersih-bersih aja, tapi swadayanya juga berjalan,” jelasnya.

Sementara, Kepala Desa Walikukun Asep Faturrohman mengatakan, tak ada target khusus yang ingin dicapai. Namun, ia hanya meminta kepada warga untuk terus menjaga kekompakan. ”Harus timbul kesadaran dari hati untuk memperindah kampung. Itu yang kita inginkan,” tegasnya.

Asep menilai, partisipasi warga dan kelompok pemuda di RW 02 sudah bagus. Hal itu menjadi modal besar untuk memenuhi kriteria penilaian lainnya di LKBA.

”Nanti tinggal bikin inovasinya berupa pengolahan sampah bernilai ekonomi dan perbanyak tanaman bunga,” pungkas Asep. (mg06/don)