Tanaman Jenis Sayur Hiasi Rumah Warga Lebong

PETIR – Tanaman seperti tomat, cabai, terung, dan sejenisnya akan kembali dibudidayakan di RW 001, Kampung Lebong, Desa Sanding, Kecamatan Petir. Tanaman jenis sayur itu tak hanya untuk memenuhi kebutuhan warga, tetapi juga dijadikan sebagai penghias setiap halaman rumah warga Lebong.

Salah satu tokoh masyarakat Kampung Lebong, Bai Sunardi mengatakan, budi daya tanaman jenis sayur itu dimotori oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) di kampungnya. KWT fokus menanam tanaman jenis sayur di halaman rumah warga.

“Penanaman tanaman ini sempat berhenti karena memang lama musim kemarau. (Saat ini-red)  hanya ada sebagian kecil saja yang ada. Sekarang mau musim hujan, pasti ditanami lagi,” kata Bai kepada Radar Banten pada Jumat (4/10).

Dengan tanaman jenis sayur itu, menurut Bai, halaman rumah warga Lebong lebih tertata dan rapi. Hampir seluruh warga Lebong punya tanaman jenis sayur hasil dari KWT. “Ya itu, jenis-jenisnya kembang kol, tomat, dan tanaman yang biasa digunakan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Lingkungan Lebong, diakui Bai, tergolong bersih. Warga di kampungnya rutin membersihkan halaman rumah. “Kalau sampah rumah mah dikumpulin. Kemudian dibakar. Kalau habis hajat mah dibuang ke pinggir kali. Sama, setelah itu (sampah-red) dibakar,” jelas Bai.

“Kalau gotong royong berjalan, tapi tidak rutin. Sesuai kebutuhan aja. Paling dilakukan saat memperingati hari-hari besar,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua RW 001, Kampung Lebong, Tisna mengatakan, keamanan lingkungan di kampungnya masih terkendali. Di RT 04 RW 001, Kampung Lebong, yang mewakili Desa Sanding untuk mengikuti Lomba Kampung Bersih dan Aman Kabupaten Serang 2019 memiliki dua pos ronda.

Alhamdulillah, aman terkendali. Kalau jadwal ronda hampir tidak ada. Ronda mah bareng-barengan aja. Tiap malam, (pos ronda-red) ramai terus,” tuturnya.

“Kalau kebersihan dan keindahan lingkungan lumayan. Kebetulan di kampung ini KWT-nya aktif. Jadi, itu tiap rumah memiliki tanaman melalui polybag. Lumayan buat masak ibu-ibu,” sambung Tisna.

Ditemui di kantornya, Kepala Desa Sanding Heri Suherman mengakui, pihaknya memilih RT 04 RW 001, Kampung Lebong, untuk lomba yang digagas Radar Banten, Pemkab Serang, dan Polda Banten itu. “Memang di Kampung Lebong sudah dibentuk KWT. Jadi, kebersihan sudah jadi tuntutan. Alhamdulillah, masih aktif warganya gotong royong,” terangnya.

Heri pun mengatakan, dalam waktu dekat, pihaknya bersama pihak RW 001 dan RT 04 akan membuat lubang-lubang penampung sampah. Rencana itu sesuai hasil musyawarah mereka.

“Khusus di Kampung Lebong, rencananya ada lima titik. Tentu lubang yang besar,” jelasnya. (fdr/don/ira)