Tangkal Radikal Bebas dengan Makanan yang Kaya Akan Antioksidan

ZAT Antioksidan bermanfaat untuk menghilangkan efek dari radikal bebas (oksidan) yang bersifat merusak sel sehat. Hal seperti itu tak terhindarkan dari kehidupan kita sehari-hari.

Kadar oksidan dalam tubuh kita bisa semakin tinggi apabila kita berada dalam lingkungan polusi tinggi atau gaya hidup yang buruk.

Dengan demikian antioksidan akan selalu melindungi kita dari penyakit terkait radikal bebas, seperti jantung, kanker, tekanan darah tinggi, efek penuaan dini serta juga bermanfaat untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Antioksidan adalah termasuk nutrisi seperti vitamin E, beta-karoten, selenium, lutein, licopene, anthosianin, koenzim Q10, asam alpha lipoic dan flavonoid.

Masih banyak lagi senyawa antioksidan yang lain dalam makanan yang masih belum teridentifikasi.

Berikut ini beberapa makanan kaya antioksidan seperti dilansir laman Cheat Sheet, Rabu (1/11).

1. Brokoli

Sayuran ini dikenal di komunitas kesehatan karena menyediakan sumber vitamin C terkonsentrasi paling tinggi dan merupakan nutrisi antioksidan utama.

Vitamin C memberikan dukungan metabolisme oksigen tubuh dan menurunkan risiko peradangan kronis dan risiko kanker.

Jika itu tidak cukup, brokoli mengandung beberapa karotenoid yang berfungsi sebagai antioksidan utama.

2. Aprikot

Anda mungkin melewatkan buah ini, namun aprikot kaya akan antioksidan yang kuat termasuk karotenoid dan vitamin A, yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sel dan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Buah ini juga baik untuk penglihatan Anda dan kaya akan potassium.

3. Raspberry

Buah-buahan ini mungkin sudah menjadi topping favorit Anda untuk yogurt dan granola atau suguhan manis setelah makan malam, namun buah kecil ini memberi tubuh Anda antioksidan tertentu yang tidak bisa ditemukan pada makanan lain.

Selain vitamin C dan anthocyanin tingkat tinggi, raspberry mengandung serat sehat.

4. Ceri

Buah kecil ini kaya akan queritrin dan asam ellagic, yang melawan sel kanker tubuh untuk mencegah kanker berkembang.

5. Semangka

Semangka sebenarnya adalah makanan padat nutrisi yang kaya akan antioksidan. Semangka kaya akan vitamin C dan lycopene yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat.

6. Artichoke

Sayuran lezat ini mengandung beberapa antioksidan polifenol yang paling kuat termasuk quercetin yang melawan kanker dan penyakit jantung serta mengandung anti-inflamasi dan anti-alergi serta antosianin yang membantu menjaga kesehatan saluran kemih, fungsi memori dan penuaan.

7. Blueberry

Mungkin salah satu makanan kaya antioksidan yang paling umum dikenal.

Satu cangkir blueberry liar dan alami mengandung lebih banyak kapasitas antioksidan dari 20 buah dan sayuran lainnya.

Untuk blueberry, kekuatan antioksidan mereka berasal dari pigmen biru dalam buah yang melindungi dari peradangan, penyakit Alzheimer dan penyakit degeneratif lainnya.

8. Bayam

Bayam kaya akan kadar serat, potassium, dan beberapa vitamin. Bayam juga kaya akan zeaxanthin karotenoid yang melindungi mata dari kerusakan, melawan katarak dan degenerasi makula terkait usia.

9. Kidney beans

Kidney beans dikenal karena merupakan sumber protein, serat dan nutrisi, tapi kacang yang satu ini juga sangat kaya akan flavonoid, suatu kelas antioksidan yang membantu melawan penuaan dan adanya radikal bebas di dalam tubuh.

10. Jeruk

Anda mungkin sudah tahu bahwa jeruk kaya vitamin C, tapi vitamin khusus ini adalah antioksidan yang larut dalam air dalam tubuh.

Jeruk bekerja dengan mencegah kerusakan di dalam dan di luar sel untuk mencegah kanker usus besar.

Selain itu, jeruk bisa mengurangi keparahan kondisi peradangan seperti asma, osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. (fny/jpnn)