Tanpa Gejala, Warga Panggungrawi Positif Covid-19

0
1.194 views
Juru bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Azis Setia Ade Putera (kiri) dan Kepala Dinkes Arriadna menjelaskan terkait warga Cilegon yang positif Covid-19, Selasa (5/5).

CILEGON – Warga Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang kembali dinyatakan positif Covid-19. Meski tidak memiliki gejala, pria berusia 50 tahun itu dinyatakan positif setelah menjalani tes swab.

Dengan seperti itu, berarti sudah dua orang masyarakat Kota Cilegon yang terjangkit virus mematikan tersebut.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon Azis Setia Ade Putera menjelaskan, pasien kedua positif Covid-19 ini diduga tertular oleh pasien pertama yang dinyatakan positif Covid-19.

Hal itu karena Ia tinggal di komplek yang sama dengan pasien pertama, yaitu  Bumi Panggung Indah (BPI), Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang, serta pernah kontak secara langsung.

“Merasa pernah kontak langsung dengan pasien sebelumnya, yang bersangkutan berinisiatif untuk tes swab di RSKM (Rumah Sakit Krakatau Medika),” ujar Azis, Selasa (5/5).

Tes swab itu dilakukan pada 30 April lalu. Kemudian, hasilnya diserahkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon pada 4 Mei yang lalu.

Karena pasien tersebut merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG), maka akan dirujuk ke Wisma Atlet, Jakarta. Sedangkan keluarga pasien sebanyak empat orang menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Karena Wisma Atlet telah ditunjuk sebagai rumah sakit khusus OTG,” tuturnya.

Kendati sudah dua orang positif Covid-19 di komplek tersebut, Gugus Tugas belum mengeluarkan keputusan untuk melock down komplek tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Cilegon menjelaskan, bertambahnya positif Covid-19 karena masyarakat tidak melaksanakan imbauan yang dikeluarkan pemerintah.

“Itu kan karena pernah kontak langsung dengan pasien yang pertama,”  ujar Arriadna.

Menurut Arriadna, dengan bertambahnya pasien positif Covid-19, ia berharap masyarakat semakin disiplin melaksanakan arahan dari pemerintah, mislanya melakukan physical distanching, serta arahan-arahan lainnya. (bam/alt)