SERANG – Tuntut pencairan dana tunjangan, puluhan karyawan PT Indo Sarana Usaha (ISU) dari Cilegon mendatangi Kantor Bank Muamalat Cabang Serang di Jalan A Yani, Sumur Pecung, Kota Serang, Senin (13/6) siang.

“Kami datang ke sini untuk meminta kejelasan, kapan pencarain, karena terhitung sesuai dengan kesepakatan 14 hari kerja, dana ini dikeluarkan Bank Muamalat sebagai pihak ke tiga,” kata Muhari, karyawan PT ISU, kepada wartawan.

Muhari mengatakan, mulai 14 Mei 2016 berkas surat dari kantor untuk  tunjangan dana diserahkan kepada Bank Muamalat, namun hingga sampai satu bulan para karyawan belum menerima kejelasan dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Muamalat. “Kami sudah menanyakan lewat DPLK tapi tidak ada informasi yang jelas. Pada saat gajian bulanan juga kami sering menerima gaji telat,” kata Muhari.

Maswardi, karyawan lainnya, mengatakan, ada sekitar 400 karyawan yang bakal dapat dana ini. Masing-masing sekitar Rp8,6 juta. “Kalau misalkan hari ini tidak dapat kejelasan dari DPLK Mumalat Serang, kami besok akan ke Jakarta,” katanya.

Pantauan Radar Banten Online, setelah sempat menunggu sekitar 30 menit, akhirnya perwakilan karyawan diizinkan masuk bertemu dengan pihak Bank Muamalat Serang bersama perwakilan PT ISU. (Fauzan Dardiri)