Target Pajak Kendaraan di Cilegon Rp235 Miliar

CILEGON – Pemerintah Provinsi Banten melalui UPT Samsat Kota Cilegon menargetkan pendapatan sebesar Rp235 miliar dalam satu tahun. Target itu terdiri dari pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB).

Kepala UPT Samsat Cilegon Supriyadi menjelaskan, untuk realisasi PKB berjalan cukup baik. Sedangkan BBNKB masih sulit karena bergantung pada pembelian mobil. 

“Warga Cilegon tingkat kepatuhannya cukup bagus,” kata Supriyadi usai membuka Sosialisasi Pajak Daerah di kantor Kecamatan Ciwandan, Kamis (14/11).

Supriyadi memastikan bahwa dana pajak untuk pembangunan daerah. Dari total pajak yang diterima, 30 persen akan kembali lagi ke Kota Cilegon.

Camat Ciwandan Agus Ariyadi menuturkan, tingkat kepatuhan bayar pajak sudah cukup bagus, tetapi pihaknya akan terus meningkatkannya serta mengajak industri di Ciwandan untuk ikut membantu pemerintah daerah.

“Kita ingin lebih maksimal lagi, kita akan gandeng industri di Ciwandan,” tuturnya.

Dijelaskan Agus, pajak merupakan salah satu sumber pendapatan bagi pemerintah dan menjadi penopang pelaksanaan program yang telah dicanangkan. Karena itu, Agus mengajak masyarakat untuk membantu pemerintah dengan cara patuh membayar pajak. (Bayu M)