Target Pendapatan IMB Optimistis Tercapai

0
1738
Suasana aktivitas tambang pasir di Cimangeunteng, Kecamatan Rangkasbitung, kemarin. Pengelola tambang pasir mengaku penjualan pasir menurun saat pandemi Covid-19

RANGKASBITUNG – Kepala Dinas Penanaman Modal (DPM) Kabupaten Lebak Yosep M Holis meyakini, target pendapatan dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tahun ini sebesar Rp3 miliar dapat tercapai.

Keyakinan tersebut, kata dia, bukan tanpa alasan, karena sesuai dengan pengalaman tahun lalu retribusi dari sector IMB berhasil mencapai Rp6 miliar dari target Rp2,4 miliar. “Ya, kita akan genjot di triwulan pertama ini agar retribusi IMB dapat terlewati,” kata Yosep kepada Radar Banten, kemarin

Dia mengatakan, akan tercapainya target pendapatan IMB, salah satunya karena tindakan pengendalian dengan pemberian sanksi bagi para pengusaha nakal yang kedapatan belum memiliki IMB, tetapi sudah melakukan pembangunan.

“Kami coba berikan sanski kepada pengusaha dengan memberhentikan aktivitas pembangunannya. Dengan sikap tegas ini, mereka mau tidak mau harus mengurus izin dan ini berimbas pada pemasukan target kita,” kata Yosep.

Menurutnya, banyak pemilik modal yang mau menginvestasikan modalnya di Lebak, karena perizinan yang mudah dan tak tidak berbelit. “Ya, mungkin banyak yang merealisasikan invenstasinya termasuk Cemindo Gemilang. Pada prinsipnya Pemkab Lebak membuka keran seluas-luasnya kepada siapapun yang ingin berinvestasi di Lebak dengan segala kemudahannya. Tapi, mereka tetap harus mematuhi aturan yang telah ada,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Lebak Ucuy Mashuri Sajim mengapresiasi capaian target pendapat IMB tahun lalu. “Saya apresiasi dengan terlampuainya target IMB tahun lalu ditengah situasi pandemi. Melihat capaian itu tentunya potensi retribusi IMB ini besar dan harus lebih dimaksimalkan,” kata politikus partai Demokrat tersebut.

Kata Ucuy, seiring dengan capaian tersebut, Pemkab harus tetap memperhatikan aspek lingkungan dan masyarakat dari setiap kegiatan usaha para investor yang masuk ke Lebak.

“Tentunya, aspek ekonomi dan aspek lingkungan masyarakat wajib diperhatikan. Karena bagaimana pun kepentingan masyarakat luas harus diutamakan,” katanya. (nce/zis)