Target Puri Cilegon, Kampung Paling Berbunga

0
425 views

KRAMATWATU – Lingkungan penuh bunga, kampung paling berbunga. Salah satu kategori pada Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang itu menjadi target warga RW 004, Perumahan Puri Cilegon, Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu. Setiap rumah di kompleks perumahan ini wajib menanam bunga dan tanaman hias dalam pot.

Radar Banten mengunjungi lingkungan Puri Cilegon, Jumat (22/11) siang. Di gapura depan perumahan sudah terlihat pengecatan. Di kawasan dalam perumahan juga terlihat sejumlah rumah warga yang memajang tanaman bunga.

Persiapan pengurus RW 04 serta warga Puri Cilegon itu sesuai catatan atau saran dari tim 8 juri LKBA 2019 pada tahap pertama penilaian, Senin (5/11) lalu. “Ibu-ibu sedang memperbanyak tanaman bunga di halaman rumahnya,” kata Ketua RW 04, Perumahan Puri Cilegon, Jamili kepada Radar Banten.

Ada berbagai jenis bunga yang ditanam warga. Di antaranya, bunga tai ayam, bunga mawar, dan bunga jam sembilan. Warga berinisiatif mempercantik lingkungannya dengan bunga, lantaran tanaman ini menjadi salah satu kriteria penilaian lomba. “Alhamdulillah, ibu-ibunya kompak. Saat para suami sibuk kerja, mereka mempersiapkan tanaman bunga,” ujar Jamili.

Tanaman bunga, menurut Jamili, dibeli dari uang pribadi warganya. Semua warga kompak untuk memperbanyak tanaman bunga agar lingkungan mereka semakin cantik dan indah.

Untuk menambah kebersihan lingkungan, Jamili berencana, menggelar gotong royong pada Sabtu (23/11). “Kalau hari biasa, bapak-bapaknya pada kerja,” ujarnya.

Sarana dan prasarana dua pos ronda di perumahan ini, dinilai oleh Jamili, sudah lengkap. Jadwal ronda, kentongan, dan nomor darurat yang bisa dihubungi sudah melengkapi kedua pos ronda. Warga juga mengecat dua tempat warga memusatkan pengamanan lingkungannya di bagian depan dan belakang perumahan tersebut. “Kami siap menuju penilaian tahap kedua,” tegas Jamili.

Warga Puri Cilegon Husnul menambahkan, ibu-ibu di lingkungannya sudah memiliki kegemaran menanam bunga sejak lama. Jadi, ketika ada imbauan memperbanyak tanaman bunga, semua warga senang dan bersemangat. “Kita beli tanaman bunga Rp20 ribu pakai uang pribadi. Tapi senang, lingkungan jadi enak dilihat. Tim juri juga pasti suka,” katanya.

Ibu-ibu di perumahan ini, lanjut Husnul, juga sudah siap menyambut tim 8 juri LKBA 2019. Rencananya, penyambutan akan dimeriahkan dengan ibu-ibu Puri Cilegon yang serempak menyapa tim juri. “Penilaian kedua nanti pasti kami buat jauh lebih meriah,” ungkapnya. (mg06/don/ags)