Targetkan Akuisisi Pasar, BPJS Ketenagakerjaan Edukasi Agen Perisai

Karyawan dan perisai BPJS Ketenagakerjaan setelah simulasi edukasi tenaga kerja.

TANGERANG – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Tangerang Cikupa melakukan kegiatan edukasi untuk persiapan akuisisi pekerja di pasar kepada agen Penggerak Jaminan Sosial Nasional (Perisai), Senin (21/10).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Tangerang Cikupa Maulana Zulfikar menjelaskan, kegiatan ini untuk mengedukasi serta meningkatkan kompetensi para agen dalam melaksanakan akuisisi bagi pekerja sektor formal maupun informal yang ada di pasar. “Rencananya kami akan melakukan sosialisasi dan akuisisi di pasar-pasar yang ada di Kabupaten Tangerang. Saat ini kami sudah bekerja sama dengan emoat pengelola pasar yaitu  Pasar Curug, Pasar Kelapa Dua, Pasar Tigaraksa dan Pasar Kemis,” ungkap Maulana dikutip dari siaran pers.

Selain itu, lanjut dia, kegiatan ini juga untuk meningkatkan kemampuan komunikasi para agen perisai dalam menjelaskan program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat

Ia menjelaskan, Perisai merupakan program Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan terkait dengan dikeluarkannya Peraturan Direksi Nomor: PERDIR/34/112017 tentang Penggerak Jaminan Sosial Indonesia. 

Manurutnya, agen perisai merupakan mitra kerja sama dari BPJS Ketenagakerjaan yang legal dan memiliki tugas membantu penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan, seperti sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan, melakukan kegiatan akuisisi peserta, melakukan kegiatan pengelolaan data kepesertaan, dan memproses pembayaran iuran. Dari kegiatan evaluasi dan pembinaan kepada agen perisai tersebut banyak hal yang disampaikan dan diinformasikan, khususnya cara menyosialisasikan program, cara memberikan pemahaman dengan waktu yang efektif serta akuisisi yang efektif untuk pendaftaran tenaga kerja kepada agen Perisai.

“Kami menargetkan dapat mengakuisisi sebanyak 500 tenaga kerja untuk masing-masing pasar yang sudah bekerja sama. Kami harap pada akhirnya pemahaman tenaga kerja mengenai manfaat mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan dapat dipahami dengan baik, agar risiko-risiko kecelakaan kerja, kematian, dan risiko kehilangan pendapatan saat tidak bekerja dapat teratasi,” jelasnya. (aas)