Gubernur Banten Rano Karno dan istri membuka event Bagan Race di Kabupaten Pandeglang, Sabtu (31/10/2015).
Gubernur Banten Rano Karno dan istri membuka event Bagan Race di Kabupaten Pandeglang, Sabtu (31/10/2015).
Gubernur Banten Rano Karno dan istri membuka event Bagan Race di Kabupaten Pandeglang, Sabtu (31/10/2015).

TANJUNG LESUNG – Gubernur Banten Rano Karno meresmikan ‘Bagan Race’ di Pantai Karang, Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (31/10/2015). Pada ajang yang disebut-sebut pertama kali di Indonesia bahkan dunia tersebut, Rano Karno didampingi istrinya yang juga mejabat sebagai Ketua PKK Provinsi Banten Dewi Indiarti Rano, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Banten Ali Fadilah, Kepala Satpol PP M Basri, dan Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi.

Dalam sambutannya, Kepala Disbudpar Provinsi Banten Ali Fadilah mengatakan, kegiatan yang diikuti 10 bagan berukuran besar ini memulai start di Pantai Karang dan finish di Beach Club. “Ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan wisata bahari di Provinsi Banten. Dengan event ini diharapkan bisa menarik para wisatawan,” kata Ali.

Sementara itu, Gubernur Banten Rano Karno mengatakan, bagan race bisa menjadi destinasi wisata unggulan dan khas di Banten. Menurutnya jika Singkarak mempunyai balapan sepeda, maka Banten mempunyai bagan race.

“Tahun depan harus mengalami peningkatan, jika hari ini mungkin sepuluh, tahun depan Insya Allah ada peningkatan. Harus dipahami, Banten bukan cosmetik tourism seperti di Bali, tapi advnture tourism, maka itu yang harus kita kembangkan,” ujar Rano.
Menurut Rano, untuk destinasi wisata, Banten  jauh lebih cantik dibandingkan dari daerah lain, karena itu yang harus disiapkan adalah masyarakat agar sadar terhadap wisata. “Hari ini kita mulai untuk menanam, tahun selanjutnya kita bisa petik,” pungkas Rano. (Bayu)