Tata Janeeta. Foto : Jawa Pos

DITA Anggraeni (sebelumnya populer dengan nama Mey Chan-red) dan Tata Janeeta punya kesamaan. Mereka dibesarkan musisi ternama. Dita debut bareng Duo Maia dengan Maia Estianty pada 2007. Pada tahun yang sama, Tata menjadi trio Dewi Dewi bentukan Ahmad Dhani.

Kini, setelah tak lagi bergabung dengan grup masing-masing, mereka bergabung dengan Musika Nada Suara (Mans) Entertainment, label rekaman baru mereka. Keduanya mantap berkarir sebagai solois. Rabu (11/4) Dita dan Tata secara resmi merilis single anyar. Dita merilis single EDM berjudul Setia. Sementara itu, Tata merilis lagu slow rock Sang Penggoda yang menampilkan Maia di bagian keyboard atau piano.

Bagi Dita, itu adalah single perdananya sebagai solois. Sejak memutuskan mundur dari Duo Maia pada Januari 2017, Dita memilih genre EDM. Sebab, selama lima tahun terakhir, perempuan asal Malang, Jawa Timur, itu aktif sebagai DJ yang manggung di banyak kelab.

Dita mengungkapkan bahwa popularitas genre EDM di kalangan pencinta musik Indonesia membuatnya semakin semangat berkarya. “Selama lima tahun nge-DJ, saya enggak pernah bikin karya. Jadinya stres dan merasa harus bikin,” ujar Dita saat konferensi pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, kemarin. Setia merupakan lagu yang diciptakan Dita bersama Osvaldo Rio tahun lalu.

Sebagai penanda solois, Dita menanggalkan nama Mey Chan. “Ibu saya lagi sakit. Saya merasa harus berbakti kepadanya dengan menggunakan nama yang Beliau berikan,” jelasnya.

Sementara itu, dalam klip video Sang Penggoda, tampak Tata bernyanyi dan Maia yang memainkan piano. Lirik Sang Penggoda terinspirasi dari pengalamannya ditinggal sang suami, Mehdi Zati. Saat bertemu dengan Maia tahun lalu, Tata curhat tentang hal itu. “Pas Bunda Maia baca liriknya, dia bilang ’Gila…kok mirip kisah gue ya’,’’ kata Tata, lantas tertawa.

Menciptakan lagu tentang pengalaman pribadi, Tata mengungkapkan, sang suami (Tata dan Mehdi rujuk-red) tak berkeberatan. Pria asal Iran tersebut menilai kisah di lagu itu adalah masa lalu yang tidak usah terlalu dipikirkan. “Sebagai suami, saya mencoba mendukung karya dia,’’ ujar Mehdi.

Tata dan Mehdi sepakat move on. Saat Tata menyanyi, Mehdi menyerahkan sebuket mawar. “Sayang, jangan diulangi lagi ya kesalahan kamu,” tutur Tata yang disambut riuh pengunjung. (jpg/air/ira/RBG)