M Mardiono

SERANG – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten Mardiono mengaku, bakal calon Bupati Kabupaten Serang ‘Incumbent’ (Ratu Tatu Chasanah) lebih gesit dalam melakukan komunikasi dibandingkan dengan bakal calon lainnya.

“Yang mendaftarkan diri di Penjaringan DPC PPP Kabupaten Serang dari kader PPP itu Pak Ubaidillah (anggota DPRD Kabupaten Serang) dan Bu Muflikhah (anggota DPRD Banten. Dari luar PPP ada Pak Aeng Haerudin (mantan Ketua DPRD Banten, Bu Tatu (Wakil Bupati Serang) dan Ary (pengusaha). Yang gesit melakukan komunikasi incumbent lah (Ratu Tatu Chasanah),” ungkap Mardiono usai membuka acara Rapat Pimpinan Wilayah PPP Provinsi Banten yang dilaksanakan di salah satu rumah makan di Kota Serang, Kamis (12/2/2015) sore.

Kendati demikian, Mardiono menampik bahwa yang gesit akan mendapatkan dukungan partai berlambang Ka’bah tersebut. “Gesit komunikasi belum tentu jadi jaminan, karena PPP punya mindset yang berbeda dan ini sudah ditunjukkan dalam beberapa perhelatan politik,” kata Mardiono.

Mardiono mengatakan, PPP mengutamakan kader untuk turun dalam momentum politik, yang akan diselenggarakan di tiap-tiap daerah. “Kita mengakui kami dengan segala keterbatasan. Kalau tidak nomor 1, ya nomor 2, alternatif terburuk, kita akan mendorong kader eksternal yang nanti memiliki visi dan misi yang sama dengan PPP. Bagaimana untuk menghadirkan gebrakan-gebrakan baru, karena wilayah Provinsi Banten ring satu yang menyangga ibukota,” katanya.

Mardiono menjelaskan momentum pilkada seharusnya dijadikan sebagai ajang perubahan dan menghindarkan masyarakat dari ketimpangan dengan daerah maju lainnya. “Tiap-tiap DPC diberikan kewenangan melakukan penjaringan calon dan dilakukan verifikasi, survei pada tiap-tiap calon yang kemudian diputuskan bersama DPD dan DPW atas pertimbangan DPP,” jelas Mardiono. (Fauzan Dardiri)