Tb Adhi Juara Pertama di Merdeka Speed dan Sprint 2019

Salah satu pebalap offroad memacu kendaraannya pada Kejuaraan Nasional Merdeka Speed dan Sprint 2019 di Sirkuit Tembong Jaya, Cipocokjaya, Kota Serang, Minggu (8/9). Event nasional tersebut diikuti oleh ratusan pebalap dari berbagai daerah termasuk Banten. Sejumlah pebalap nasional seperti Tb Adhi dan Rifat Sungkar terlibat persaingan seru di Sirkuit Tembong Jaya ini.

SERANG – Pembalap BMB (Binuang Mitra Bersama) Motorsport Tb Adhi keluar sebagai juara pertama seri pembuka Merdeka Speed dan Sprint 2019. Pada kejuaraan nasional (kejurnas) yang berlangsung di Sirkuit Tembong Jaya, Kota Serang, kemarin (8/9), Tb Adhi turun di speed off road kelas free for all 8 cylinder pro.

Ratusan peserta ikut bersaing dalam kejurnas yang dihelat Banteng Motorsport sejak Sabtu (7/9) lalu. Kepada wartawan, Tb Adhi mengucapkan syukur atas hasil positif yang ia raih. Pria kelahiran Banten yang besar di Jakarta itu mengatakan, Sirkuit Tembong Jaya sudah tidak asing baginya. Hingga, dengan setting-an yang tepat, kendaraanya bisa melaju secara optimal.

“Persiapan kita dengan trek yang sudah pernah diselenggarakan sebelumnya. Jadi, kita sudah punya data, setting kendaraan jadi lebih mudah. Menggunakan setting-an juara tahun lalu. Kemudian Kamis testing di sini. Meski ada penyesuaian, tapi tidak banyak. Hanya sistem pendinginan mesin yang dimaksimalkan,” kata pria berusia 36 tahun itu.

Sebelumnya, Tb Adhi juga beberapa kali menyabet gelar juara nasional. Tepatnya 2011, 2012, 2014, dan 2018 saat turun di rally jep. Namun, diakuinya, Sirkuit Tembong Jaya, Kota Serang selalu menarik dan punya tantangan berbeda setiap tahunnya.

“Sebelumnya saya sudah empat kali meraih juara. Tapi, setiap tahun penyelenggara berbeda. Jadi, treknya juga berbeda. Di Tembong ini tantangannya sangat unik dan tak pernah habis. Dalam satu spesial stage ada tiga jenis tanah. Mulai dari berdebu, tanah keras, dan berbatu,” jelas Tb Adhi.

Terpisah, Manager Banten Off Road Ari Sumirat mengungkapkan hasil kurang memuaskan diraih pembalapnya. Kendati demikian, Ari mengaku, peluang pembalapnya masih terbuka lebar. Karena, masih ada dua seri lagi yang akan digelar bulan mendatang.

“Persiapan kami hanya seminggu. Kalau tahun lalu kita meraih juara dua nasional, semoga tahun ini bisa juara kesatu. Masih ada dua seri lagi, seri selanjutnya di Muaro Bungo 2 Oktober. Kita minta doanya agar bisa mempersembahkan yang terbaik,” kata Ari. (rbs/nda/ira)