Tekan Harga Gula, Operasi Pasar Capai 36.500 Ton

Mendag Agus Suparmanto

JAKARTA – Untuk menekan harga gula yang masih bergerak di atas harga eceran tertinggi (HET), terutama di pasar rakyat, hingga menjelang Lebaran 2020, Kementerian Perdagangan kembali menggelontorkan Operasi Pasar Gula dengan harga sesuai HET yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp12.500 per kilogram (kg) di Pasar Induk Senen Jakarta, Pasar Serpong dan Pasar Modern BSD Tangerang Selatan. Total Operasi Pasar Gula hingga saat ini mencapai 36.500 ton di seluruh daerah.

Mendag Agus Suparmanto berkomitmen akan melakukan tindakan tegas jika masih ada produsen, distributor, dan pedagang yang masih berani melakukan penyimpangan dan mempermainkan harga gula.

“Hari ini kami kembali melakukan OP gula dengan harga Rp12.500/kg di Jakarta dan Tangerang Selatan. Dengan demikian OP gula di sejumlah daerah telah digelontorkan gula pasir sebesar 3.200 ton, ditambah hasil pengawasan barang beredar di Malang dan Lampung sehingga total yang sudah dilakukan OP gula ke sejumlah daerah sebesar 36.500 ton gula. Saya berharap dengan operasi pasar ini, harga gula kembali normal. Saya juga ingatkan lagi, kami bersama Satgas Pangan akan segera menindak tegas segala penyimpangan dan mempermainkan harga gula di pasaran,” tegas Mendag Agus Suparmanto dalam konferensi pers setelah di Pasar Modern BSD Tangerang Selatan, Sabtu (23/5), sebagaimana dilansir Kemendag.

Sebelum operasi pasar gula dilaksanakan, Mendag Agus melakukan peninjauan harga-harga di pasar bersama Satgas Pangan Brigen Daniel Tahi Monang Silitonga, Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Sekretaris Jenderal Kemendag Oke Nurwan, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Suhanto, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu ardhana, Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Veri Anggrijono dan Irjen Kemendag Srie Agustina serta Direktur Bapokting Susi Herawaty, Direktur Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Ojak Simon Manurung serta Kepala Biro Humas Olvy Andrianita.

“Hari ini saya ke Pasar Senen, Pasar Serpong dan Pasar BSD. Harga-harga relatif stabil seperti harga ayam, harga daging sapi. Harga bawang putih dan bombai juga sudah jauh turun. Hanya dua komoditi yaitu bawang merah dan gula harganya masih di atas HET. Namun dengan Operasi
Pasar yang terus dilakukan ini, harga perlahan komoditi bapok tersebut turun. Saat ini harga ratarata gula secara nasional telah mengalami penurunan sebesar 10,38 persen dibandingkan dengan bulan lalu sehingga menjadi Rp16.000 per kg,” jelas Mendag.

Kebijakan OP Gula ini yang telah dilaksanakan di sejumlah pasar di berbagai daerah di Indonesia, seperti Kota Tangerang, Bogor, Serang, dan Jakarta ini mampu untuk memotong distribusi yang panjang dan menekan laju melonjaknya harga gula ini kendati belum semuanya tertekan sesuai HET.

Pada kesempatan itu, Mendag Agus juga mengapresiasi Pasar Modern BSD yang telah disiplin menerapkan Protokol Kesehatan dalam operasional sehari-hari. Para pedagang dan pembeli memakai masker dan menggunakan sarung tangan serta rajin mencuci tangan dengan sabun.
Kondisi pasar juga bersih tertib dan tertata baik. “Saya apresiasi Pasar Modern BSD ini dan saya minfa semua pasar mencontoh penerapan protokol kesehatan di pasar ini. Sangat baik, bersih sehingga nyaman, adem untuk berbelanja,” ujarnya.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengaku sangat berterima kasih atas intervensi Kementerian Perdagangan melalui Operasi Pasar Gula ini sehingga harga gula yang sebelumnya cukup tinggi sekarang turun menjadi Rp12.500 per kg, sudah sesuai HET.

Sedangkan Kepala Satgas Pangan Brigjen Daniel Tahi Monang Silitonga menegaskan kembali bahwa Kemendag telah mengalurkan OP sebesar 36.500 ton sehingga sangat membantu masyarakat Indonesia menghadapi Lebaran esok hari. Daniel meminta seluruh masyarakat melaporkan segala bentuk penyimpangan dan kenaikan harga kebutuhan pokok yang tidak wajar khususnya gula. “Laporkan ke kami dan kami akan turun untuk melakukan penindakan,” tandasnya. (Kemendag/aas)