Tekan Penyebaran Covid-19 BIN Swab Ratusan Warga

0
1331

CIPUTAT TIMUR-Badan Intelijen Negara (BIN) mengadakan swab antigen massal kepada masyarakat di Kecamatan Ciputat Timur, Selasa (23/2). Kegiatan tersebut untuk membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

BIN menyiapkan 500 alat rapid test antigen dan 25 tenaga inteligen dalam kegiatan yang dilaksanakan di halaman kantor Kecamatan Ciputat Timur tersebut. Koordinator Lapangan Mobile Laboratorium Covid-19 BIN Kolonel Inf. Budi Santoso mengatakan, swab antigen dilakukan untuk mempercepat penanganan Covid-19 sesuai arahan dari Kepala BIN Jenderal (purn) Budi Gunawan.

“Swab antigen ini ditujukan untuk masyarakat dan juga pegawai yang ada di lingkup Pemkot Tangsel,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (23/2).

Budi menambahkan, swab antigen tersebut dilaksankan dengan menerapkan standar protokol kesehatan. Langkah tes yang diinisiasi oleh medical inteligen BIN melalui tes usap tersebut tidak akan berarti apabila masyarakat tidak patuh serta menjalankan protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan oleh pemerintah.

“Swab antigen ini kita laksanakan atas kerjasama dengan pemda dan Satgas Covid-19 Kota Tangsel. Sampai saat ini kami sudah melakukan test sekitar 55 ribu sampel sejak tahun lalu di berbagai daerah,” tambahnya.

Masih menurutnya, BIN juga menyiapkan dua unit mobile laboratorium PCR test dan satu unit bus laboratorium untuk mengolah langsung sampel tes usap yang dilakukan kepada warga. Mobile Lab PCR berstandar Biosafety Level 2 (BSL-2) tersebut memiliki kemampuan ekstraksi dan running sampel hasil test usap dalam waktu 8 sampai 10 jam.

Pertimbangan penunjukkan lokasi swab antigen tersebut merupakan permintaan dari Pemkot Tangsel dan dianggap rawan penyebaran Covid-19 dibanding tempat lain. “Kalau ditemukan ada yang reaktif, maka langsung kami arahkan untuk Swab PCR yang hasil nanti kami koordinasikan dengan Satgas Covid Tangsel,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengapresiasi kegiatan yang dilakukan BIN dengan mengadakan swab antigen kepada masyarakat Ciputat Timur. “Saya mengapresiasi apa yang dilakukan BIN dan ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-9,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Pak Ben ini menambahkan, berdasarkan data Satgas Covid-19, di Kota Tangsel terdapat 7.282 kasus konfirmasi, 6462 kasus dinyatakan sembuh, sementara yang dirawat mencapai 508 orang.

“Dimana tingkat keterisian tempat tidur ICU terpakai sebesar 93 persen dan tempat tidur isolasi sebesar 84 persen. Artinya, ini ada penurunan tentunya,” tambahnya.

Mantap birokrat Pemkab Tangerang ini berharap, pelaksanaan kegiatan tersebut dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan swab antigen yang berhubungan dengan kontak erat maupun suspek.

Selain itu, Pemkot Tangsel juga masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro dengan melibatkan anggota TNI dan Polri agar penyebaran Covid-19 tidak meluas. “Alhamdulillah, tingkat kepatuhan masyarakat Kota Tangsel terhadap PPKM mikro sebesar 87 persen, melampaui angka yang kita targetkan,” jelasnya.

Pak Ben minta agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah diterapkan oleh pemerintah. Hal tersebut adalah satu-satunya cara agar msyarakat bisa terhindar dari pandemi Covid-19

“Saya minta masyarakat menjalan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas (5M),” tutupnya. (budi)