Telkomsel Bersama KKP Serahkan 10 Kapal di Sumur

0
2.246 views
Executive Vice President West Area Sales Telkomsel Gilang Prasetya, Direktur Perizinan dan Kenelayanan KKP Ridwan Mulyana, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Suaedi Kurdiatna, dan pejabat lainnya mengelilingi Pulau Umang menjajal kapal bantuan untuk nelayan.

PANDEGLANG – Telkomsel bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) menyerahkan bantuan sepuluh unit kapal penangkap ikan bagi nelayan di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Selasa (18/8).

Pemberian bantuan yang menjadi bagian dari inisiatif corporate social responsibility (CSR) Telkomsel ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pascabencana tsunami Pandeglang. Telkomsel bersama KKP RI juga akan memastikan seluruh bantuan diberikan secara tepat sasaran ke penerima bantuan yang membutuhkan dan memberikan manfaat berkelanjutan dalam jangka waktu panjang.

Penyaluran bantuan ini disertai dengan edukasi dan sosialisasi aplikasi digital e-LogBook Penangkapan Ikan dari KKP dan Aplikasi Fish-On kepada para nelayan agar mereka dapat terdigitalisasi menjadi nelayan digital, dan dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi, sehingga memudahkan dalam menangkap ikan.

Executive Vice President West Area Sales Telkomsel Gilang Prasetya mengungkapkan, Telkomsel berkomitmen untuk terus bergerak maju dalam menghadirkan dampak sosial positif bagi masyarakat Indonesia melalui kegiatan CSR yang berkelanjutan dan seusai dengan kebutuhan masyarakat.

“Telkomsel percaya bahwa perubahan nyata yang kami hadirkan akan semakin memiliki dampak besar dengan melakukan upaya kolaboratif bersama para pemangku kepentingan lainnya,” kata Gilang.

Melalui kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, kata Gilang, Telkomsel berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat maksimal untuk membantu para nelayan di wilayah Pandeglang untuk membangkitkan perekonomian warganya, terutama pasca pembangunan kembali wilayah Pandeglang setelah bencana tsunami beberapa waktu lalu dan menghadapi masa sulit seperti saat ini.

“Inisiatif kami untuk para nelayan di Kabupaten Pandeglang merupakan bagian dari perwujudan pilar filantropi di dalam program CSR berkelanjutan yang konsisten kami hadirkan. Selain filantropi, pilar CSR Telkomsel juga meliputi pendidikan, masyarakat, digital, dan pemberdayaan masyarakat. Ke depan, Telkomsel akan terus bergerak maju menciptakan dampak sosial positif melalui implementasi teknologi terdepan di setiap kegiatan operasional perusahaan untuk kemanfaatan masyarakat luas, termasuk di pulau terdepan, terdalam, hingga wilayah perbatasan,” ungkap Gilang.

Pada kesempatan itu, Direktur Perizinan dan Kenelayanan KKP Ridwan Mulyana berharap bantuan yang diberikan Telkomsel dapat dimanfaatkan dengan baik oleh nelayan. “Jangan sampai mangkrak. Karena itu akan kami evaluasi supaya terus dapat berkelanjutan,” ungkap Ridwan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Suaedi Kurdiatna yang hadir mewakili Bupati Pandeglang Irna Narulita mengucapkan terima kasih kepada Telkomsel dan KKP yang telah memberikan kapal penangkap ikan kepada nelayan di Pandeglang.

“Ada 600 kapal lebih yang rusak dan hanyut akibat dampak tsunami yang terjadi pada tahun 2018 lalu. Beberapa bagan juga hancur. Kondisi ini menyebabkan ekonomi nelayan terpuruk,” ungkap Suaedi.

Kata Suaedi, saat terjadi tsunami dirinya menjabat sebagai Camat Panimbang sehingga tahu kondisi tsunami dan dampaknya terhadap masyarakat.

“Dari KKP juga sudah membantu 51 kapal dan sudah kami salurkan. Tahun ini juga dari dana DAK ada pengadaan tujuh buah kapal,” jelasnya.

Suaedi mengakui bahwa belum semua nelayan mendapatkan bantuan kapal. Ia pun memakluminya karena kapal yang rusak sangat banyak. “Alhamdulillah KKP bersama Telkomsel hadir bersama kami dalam upaya menyejahterakan ekonomi nelayan,” katanya. (aas)