Tempat Limbah Puskesmas Jurumudi Baru Rembes

0
1092
Tempat pengelolaan limbah Puskesmas Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Warga sekitar puskesmas mengeluh karena air limbah rembes ke permukiman.

TANGERANG – Pengelolaan limbah milik Puskesmas Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, dikeluhkan masyarakat lantaran air limbah di penampungan rembes ke permukiman warga.

Ketua RW 06 Ahmad Basori menilai operasional puskesmas tersebut tidak layak. Dirinya mempertanyakan Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL) atau dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan- Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) milik Puskesmas Jurumudi Baru.

“Ada yang salah dalam pembuatan penampungan limbah. Kenapa bisa rembes dan sampai ke rumah warga. Hal tersebut bukan karena saat hujan saja, saat tidak hujan limbah puskesmas keluar ke rumah warga yang mengganggu warga sekitar,” ujar Ahmad di kantor Kelurahan Jurumudi Baru, Selasa (26/1).

Ahmad menambahkan, keluhan warga sudah lama. Pada pertemuan antara warga dengan pihak puskesmas, Oktober 2020, pihak puskesmas berjanji akan memperbaiki sanitasinya.

“Dijanjikan akan dilakukan perbaikan, tetapi sampai saat ini tidak ada respons. Harusnya dinas terkait bisa melakukan perbaikan. Sepertinya, pihak puskesmas tidak melaporkan ke dinas terkait,”paparnya.

Ia menjelaskan, rembesan air limbah tersebut bermuara ke Masjid Al-Hikmah yang berada di kompleks Perhubungan Udara. Jamaah di masjid tersebut resah. Aktivitas jamaah juga menjadi terbatas.

Kepala Puskesmas Jurumudi Baru Suhendra membenarkan adanya keluhan warga. “Benar, warga sudah sering mengadukan ke kami dan kami sudah menampung apa yang menjadi keluhan warga. Kami juga sudah menyampaikan permasalahan ini kepada dinas terkait,” kata Suhendra.

Suhendra mengklaim, beberapa waktu lalu sudah menjelaskan kepada masyarakat mengenai kondisi tempat isolasi yang sudah sesuai standar dan aman. Artinya, virus yang ada tidak akan menyebar ke warga sekitar.

“Lokasi ini sudah aman dan steril serta siap digunakan sebagai tempat isolasi. Kami jamin tidak akan menyebar ke warga yang tinggal sekitar. Untuk masalah penampungan limbah, sudah beberapa kali dilakukan perbaikan. Kalaupun ada rembesan, bukan dari tempat kita,” katanya. (rbnn/bie)