Tempat Produksi Miras Ilegal di Kramatwatu Digerebek Warga

CILEGON – Puluhan warga Cilegon dan Kabupaten Serang menggerebek toko bangunan Bintang Terang yang berlokasi di Rt 4 Rw 5 Kelurahan Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Selasa (2/5). Di toko itu, warga mendapati ribuan botol minuman keras (miras) oplosan dan sejumlah alat produksinya.

Pantauan Radar Banten Online, dengan menggunakan alat seadanya seperti palu dan linggis, warga membuka paksa tempat lokasi penyimpanan miras. Ribuan botol miras tersebar di sejumlah titik penyimpanan. Ada yang sudah siap edar berada di dalam kendaraan roda empat, di lantai satu dan dua ruko TB Bintang Terang, bahkan ada yang disembunyikan di rumah kosong samping toko tersebut.

Ketua Rw 5 Kelurahan Harjatani, M Ramin Umay mengatakan, penggerebekan secara langsung diinisiasi oleh warga yang telah resah dengan keberadaan tempat produksi miras ilegal itu. “Wilayah kita sangat agamis. Jangan dikotori dengan semacam ini, yang dapat merusak generasi penerus bangsa. Kita minta pemiliknya dihukum seberat-beratnya,” ujarnya.

Sementara itu, Reza warga Lingkungan PCI Blok C RT 3, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon mengungkapkan pemilik TB Bintang Terang diketahui bernama Abun yang merupakan warga keturunan Tiongkok. Abun juga diduga sebagai bos besar dari kepemilikan ribuan botol miras dan alat produksinya itu.

“Ini sudah berproduksi lebih dari dua tahun. Kita sudah gerebek selama tiga kali. Dan baru kali ini dapat membuktikannya. Warga sudah pernah lapor tapi belum ada tindakan,” katanya.

Penggerebekan warga ini mendapatkan pengawalan ketat dari pihak Kepolisian dari Polsek Cibeber Kota Cilegon bersama Polsek Kramatwatu, Kabupaten Serang. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)