Tempat Tidur Pasien Covid-19 Overload

0
1816

TANGERANG –  Walikota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 yang tersedia di rumah sakit di Kota Tangerang sudah overload. Bahkan beberapa puskesmas di Kota Tangerang sudah dimanfaatkan untuk isolasi pasien Covid-19.

Saat ini tempat tidur untuk pasien Covid-19 di Kota Tangerang sebanyak 1.122 tempat tidur. Fasilitas kesehatan ini paling banyak se-Banten. Di Kabupaten Tangerang hanya 700 tempat tidur dan Tangerang Selatan hanya 500 tempat tidur. “Kita di Kota Tangerang sudah ribuan. Artinya, kebutuhan tempat tidur untuk pasien Covid-19 harus ditambah dengan memanfaatkan puskesmas yang ada,” jelas Arief di Pendopo Kabupaten Tangerang, Senin (11/1).

Pasien Covid-19 begitu banyak, Arief meminta masyarakat untuk bisa bekerja sama dengan menjalankan protokol kesehatan. Kunci kesuksesan penanganan covid-19 ada di masyarakat.

“Masyarakat harus bisa membantu pemerintah daerah dalam penanganan Covid-19, salah satunya menerapkan 4M. Dengan cara itu, bisa mengurangi penyebaran virus corona,” paparnya.

Ia menjelaskan, masyarakat tidak hanya patuh dengan 4M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, dan Menghindari Kerumunan), juga tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak. Jika keluar hanya untuk berkumpul, saat ini lebih baik ditahan terlebih dahulu dan tetap di rumah.

“Kalau hanya sekadar bersantai dan berkumpul di suatu tempat, saat ini lebih baik di rumah saja. Kita juga akan batasi tempat berkumpul yang mengakibatkan kerumunan, karena itu salah satu faktor penyebab terjadinya penyebaran virus corona,” jelas Arief.

Arief menuturkan,  masyarakat Kota Tangerang dapat berpartisipasi aktif dalam mematuhi aturan dan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa dan Bali  agar angka penularan Covid-19 di Kota Tangerang bisa terus ditekan.

“Mulai hari ini (kemarin), sudah dimulai PSBB sesuai dari instruksi Mendagri. Disiplin dan partisipasi masyarakat sangat penting agar PSBB bisa berhasil,” jelas Arief. (rbnn/bie)