Tenaga Kesehatan di Puskesmas Divaksin

0
1124
VAKSIN: Proses vaksinasi di Puskesmas Cikande, Selasa (26/1).(PUSKESMAS CIKANDE FOR RADAR BANTEN)

SERANG – Tenaga kesehatan sejumlah puskesmas di Kabupaten Serang mulai disuntik vaksin. Penyuntikan vaksin sinovac itu dilakukan di masing-masing puskesmas melibatkan dokter, bidan, hingga perawat.

Seperti yang di Puskesmas Cikande ada puluhan yang disuntik vaksin. Puskesmas Cikande mengerahkan tiga tim yang terdiri atas 19 pertugas kesehatan untuk melakukan kegiatan pencegahan penularan Covid-19 tersebut. Meliputi dokter, bidang, dan perawat yang dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD).

Kepala UPT Puskesmas Cikande Iis Isnawati mengatakan, pihaknya menyuntikan vaksin kepada 30 tenaga medis di wilayah kerjanya. Dalam proses vaksinasi, pihaknya menyiapkan empat meja yang berfungsi untuk pendaftaran, skrining kesehatan calon penerima vaksin, penyuntikan, hingga pemberian surat keterangan sudah divaksin. “Proses vaksinasi dilihat langsung oleh tim monitoring Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Serang,” ungkap Iis.

Kata Iis, pihaknya membagi dua sesi kegiatan vaksinasi, yakni kemarin dan hari ini. Iis menyebutkan, tenaga kesehatan yang tidak disuntik vaksin, di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19, mempunyai formobit alias penyakit seperti diabetes militus, hipertensi, jantung, serta penyakit tertentu lainnya. “Yang sudah divaksin kita berikan parcel buah-buahan supaya meningkatkan imun antibodi,” sebutnya.

Kegiatan vaksinasi juga dilakukan di Puskesmas Jawilan. Di sana, sebanyak 54 dari 62 tenaga kesehatan yang diberikan vaksin. Sementara delapan pegawai lainnya tidak divaksin karena sudah pernah terkonfirmasi positif Covid-19, selain mempunyai penyakit tertentu. “Hari ini (kemarin-red) sepuluh tenaga medis yang kita vaksin, besok (hari ini-red) kita lanjutkan,” ungkap Kepala Puskesmas Jawilan Imas Migiarti.

Setelah divaksin, Imas memastikan, penerima vaksin tidak mengalami gejala apapun. Oleh karena itu, Imas mengimbau, seluruh tenaga kesehatan di Kecamatan Jawilan dan masyarakat tidak ragu untuk divaksin. “Pertama kali disuntik itu memang ada pegal-pegal, tapi enggak lama. Setelah itu, alhamdullilah enggak ada gejala apapun. Saya pulang bawa mobil sendiri juga kuat sampai rumah,” tegasnya.

Sementara di Puskesmas Ciruas sedikitnya 164 tenaga kesehatan yang akan divaksin. Sebanyak 80 penerima vaksin di antaranya pegawai Puskesmas Ciruas. “Hari ini (kemarin-red) sudah 25 orang yang divaksin,” ungkap Kepala Puskesmas Ciruas Ari Widodo melalui sambungan telepon seluler.

Kata Ari, tenaga kesehatan yang divaksin yang sudah terdaftar di Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. “Kalau ada yang belum terdaftar, kita daftarkan. Kemudian ikut vaksin di periode sebelumnya,” jelasnya. (jek/zai)