SERANG – Tim tenis meja putra putri Banten siap ambil bagian pada Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) III 2018 di Kota Surakarta, Jawa Tengah, 7-13 November. Pada pesta olahraga pelajar level wilayah tersebut, cabor tenis meja Banten datang dengan status juara bertahan karena sukses merebut dua keping emas. Sekadar diketahui, dua keping emas didapat Banten dari nomor beregu putra putri.

Irham, ofisial tim tenis meja Banten, mengakui tantangan timnya untuk merebut dua keping emas cukup berat di Popwil III tahun ini. Tantangan terberat itu datang dari tuan rumah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Jogjakarta, dan Bali.

“Iya, sewaktu Popwil 2016 di Jogjakarta, Jateng dan Bali absen. Tahun ini mereka ikut lagi. Tentunya ini kehadiran Jateng dan Bali menambah persaingan semakin ketat,” kata Irham seperti dilansir Radar Banten yang dikutip dari Banten Raya, Jumat (19/10).

Meski demikian, lanjut pria asal Kabupaten Pandeglang itu, pihaknya tetap optimistis dapat mampu bersaing mempersembahkan sejarah. Soalnya, komposisi tim atletnya untuk popwil tahun ini kemampuannya cukup mumpuni. “Tim tenis meja Banten berjumlah empat putra dan empat putri. Atlet putra Jimi, Soni, Rajli, dan M Doan Bella. Sementara, tim putri terdiri atas Al Isra, Marcella, Windi Trianita, dan Cahya Fajriati. Kualitas cukup pengalaman karena mereka sering tampil di kejuaraan. Semoga kami dari cabor tenis meja akan berusaha maksimal agar target itu bisa terwujud,” harapnya.

Sementara itu, Pelatih Tenis Meja Banten Roni Pakaya mengatakan, delapan anak didiknya sedang menjalani pemusatan pelatihan daerah (pelatda) yang dilangsungkan di GOR Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. “Untuk sehari-harinya, latihan di klub masing-masing, sedangkan latihan bersamanya setiap Sabtu dan Minggu,” ujar Roni. (brp/ibm/dwi)