Terancam Longsor, Warga Soge Ciliman Waswas

Soge Ciliman
Kondisi rumah warga Kampung Soge Ciliman yang berderet di sepanjang aliran Sungai Ciliman, Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, Sabtu (25/6). (Foto: Herman)

PANIMBANG – Puluhan warga yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Ciliman, Kampung Soge Ciliman, Desa Panimbang Jaya, Kecamatan Panimbang, kini mengeluh. Mereka berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk rumah yang ditempatinya karena terancam longsor.

Jika dalam beberapa minggu ke depan tak ditangani, ada kemungkinan di musim banjir akhir tahun ini terjadi musibah. “Saya bersama istri dan anak terpaksa membangun rumah di sepanjang Sungai Ciliman ini beberapa tahun lalu karena tidak memiliki lahan lain, tapi ternyata digusur longsor. Makanya, kami berharap ada penanganan. Sebab, mau bagaimana lagi kalau sudah begitu? Mau pindah tidak punya biaya,” kata Supari, Sabtu (25/6).

Ia menceritakan, pada musim hujan rumahnya kerap kebanjiran. Itu lantaran debit air Sungai Ciliman naik. Akibatnya, penyakit gatal-gatal kerap menyerang. “Kami bukan tidak mau pindah, tapi kami tidak punya uang lagi untuk pindah rumah,” katanya.

Ia berharap, Pemkab membangun tanggul yang dapat mencegah longsor dan meminimalkan dampak banjir. “Saya berharap ada kebijakan pemerintah seperti relokasi,” kata Supari.

Dihubungi melalui telepon seluler, Camat Panimbang Agus Amin Mursalim mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan relokasi tersebut ke Pemprov Banten. Namun, tak kunjung ada tanggapan. “Sudah saya usulkan, tapi belum ada jawaban. Padahal, sepanjang Sungai Ciliman itu merupakan tanggung jawab Pemprov Banten,” ungkapnya. (Herman/Radar Banten)