GROGOL – Ratusan ikan mati mengambang di Situ Rawa Arum, di Tegal Wangi, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Senin (16/2/2015) pagi. Warga menduga, matinya ikan-ikan tersebut lantaran adanya pencemaran limbah oli bekas yang dibuang oleh PT Meisha Internusa Teknik (MIT), perusahaan jasa konstruksi dan pabrikasi yang berada di sebelah Situ. “Kami belum tahu penyebabnya apa, tapi kami menduga limbah oli bekas yang masuk dalam kategori limbah B3 yang dibuang kemarin itu penyebabnya. Mustahil kalau ada sabotase warga,” ungkap Husen Saidan, tokoh warga saat ditemui di lokasi.

Kondisi itupun dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk berebut mengambil ikan jenis sepat, nila, dan mujaer tersebut. “Kalau ikan nila dan mujaer itu sengaja kita sebar di sini sekitar dua bulan lalu untuk hiburan warga. Kalau itu kan, ikan yang mungkin tidak mampu bertahan. Beda dengan ikan gabus yang juga banyak di sini,” tambahnya.

Dikatakan, kendati sudah melarang warga untuk mengambil ikan-ikan tersebut, namun tetap tidak digubris. “Kami sudah mengimbau kemasyarakat, mohon ikan itu tidak dikonsumsi. Soalnya kami khawatir ada cemaran limbah yang berbahaya, kalau dikonsumsi malah akan menyebabkan keracunan,” jelasnya.

Dikatakan, hingga kini pihaknya terus melakukan investigasi di sekitar situ sebelum mengambil langkah lebih jauh. “Kita masih mengumpulkan bukti dan data yang sebagian sudah kita dokumentasikan. Kami akan mendesak pemerintah untuk bersikap tegas dan akan menempuh upaya hukum atas pencemaran lingkungan ini,” tandasnya. (Devi Krisna)