Terdata DTKS, Warga Mampu Diminta Lapor

0
491 views
Menteri Sosial Juliari P Batubara (baju merah) didampingi Walikota Serang Syafrudin dan Wabup Serang Pandji Tirtayasa mendatangi Kantor Pos Serang, Sabtu (9/5).

SERANG – Pemkot Serang meminta warga mampu yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) bersikap jujur. Hal ini bertujuan agar bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI tidak salah sasaran.

Lebih dari 35.000 kepala keluarga (KK) di Kota Serang tercatat dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Data dari Kemensos itu bersifat dinamis. Soalnya, ada kemungkinan KK yang sebelumnya masuk pra sejahtera, kondisinya sudah tergolong sejahtera. Tetapi, mereka tidak memperbarui data, sehingga tetap masuk ke dalam DTKS dan mendapatkan bantuan.

“Kalau dia berbesar hati sebaiknya jujur dan melaporkan ke dinsos karena masih banyak yang belum mendapatkan bantuan,” kata Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang Mamah Rochmah, Selasa (12/5).

Mamah berharap dengan sikap jujur itu, bantuan tersebut dapat dialihkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

“Kalau dia gentle seharusnya lapor bahwa dia sudah mampu dan tidak berhak lagi dapat bantuan,” ujarnya.

Dinsos Kota Serang akan berkoordinasi dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemensos bila mendapatkan data warga yang sudah sejahtera tetapi masih terdata dalam DTKS. “Karena bukan salah dia juga masuk dalam DTKS karena itu kan data dari Kemensos,” katanya.

Kepala Kantor Pos Serang Mohamad Sarip juga meminta agar warga yang tidak berhak mendapat bantuan, tetapi terdata dan mendapatkan bantuan mengembalikan bantuan tersebut. “Ya jujurlah kalau bisa,” kata lelaki yang akan memimpin instansinya untuk menyalurkan bansos tersebut. (brp/nda)