TANGERANG – Keindahan Sungai Melaka, Malaysia menjadi inspirasi Pemkot Tangerang untuk mengubah wajah Sungai Cisadane. Sungai yang membentang wilayah Tangerang ini akan menjadi lokasi wisata. Berbagai perubahan sudah mulai digarap. Dari penataan hingga memperindah di tepi aliran sungai tersebut.

Seperti konsep penataan Kawasan Pasar Lama yang telah terlebih dahulu diusulkan. Dengan adanya program revitalisasi nanti diharapkan kawasan Pasar Lama dan sekitarnya bisa berkembang sebagai pusat perdagangan dan pusat taman wisata yang dilengkapi dengan pusat kuliner khas Kota Tangerang.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, Sungai Cisadane nanti bisa menjadi ecopark tanpa menghilangkan fungsi sungai sebagai sumber air baku masyarakat Tangerang.

Sebagai tahap awal,  dirinya telah menginstruksikan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) untuk menghias pepohonan dengan lampu LED. Selain tentunya juga dilakukan pemangkasan terhadap dahan pohon yang sudah sangat rindang.

“Di negeri jiran sana, penataan Sungai Melaka sangat baik. Aktivitas masyarakat Sungai Melaka boleh dibilang bersih dan bebas sampah. Kebersihan sungai ini menjadi salah satu andalan objek wisata. “Yang terpenting sungainya kita bersihkan dulu. Di pinggir sungai juga sudah mulai tertata,” katanya.

Guna mewujudkan hal itu, berbagai pertunjukan digelar rutin tiap tahun, seperti Festival Cisadane dapat lebih.

“Festival ini merupakan ajang bagi masyarakat Kota Tangerang untuk mengekspresikan budaya, ekonomi kreatif. Kita ingin mengenalkan Sungai Cisadane sebagai destinasi wisata yang bisa dibanggakan,” urai walikota kelahiran 23 April 1977 ini.

Sementara itu, Kepala DKP Kota Tangerang Ivan Yudhianto mengatakan, pihaknya akan terus memperindah sekitar Sungai Cisadane. Salah satunya adalah dengan pemasangan penerangan jalan umum (PJU). Saat ini ada 5.000 PJU baru merupakan program lanjutan dari tahun-tahun sebelumnya. Tercatat, total keseluruhan yang telah dipasang DKP ada 10.400 titik yang tersebar di 13 kecamatan.

Selanjutnya, pengangkutan sampah pada malam hari juga menjadi program unggulan DKP Kota Tangerang. Dimulai pada pukul 21.00 WIB dan berakhir sekira pukul 02.00 WIB.  “Dengan rajin mengangkut sampah, kita ingin kota ini lebih bersih. Termasuk juga di aliran Sungai Cisadane,” katanya.

Dirinya yakin sampah yang terangkut bisa membuat daerah di kota lebih bersih lagi. Kalau bersih, harapannya akan mengundang wisatawan lebih betah tinggal di Kota Tangerang.

“Program Pemkot Tangerang untuk penerangan dan kebersihan menjadi andalan kita agar kota ini lebih indah lagi. Salah satunya adalah menjadikan Sungai Cisadane seperti Melaka,” katanya. (dus/dai/asp)