Terkait Dana Desa, Menteri Desa: Polisi Jangan Cari-cari Kesalahan!

Marwan Jafar
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar. (Foto: Fauzan)

SERANG – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Marwan Jafar meminta aparat penegak hukum tidak mencari-cari kesalahan dalam penggunaan dana desa.

“Saya meminta kepada penegak hukum tidak mencari-cari kesalahan dalam penggunaan dana desa,” ungkap Marwan Jafar kepada wartawan usai meninjau infrastruktur dan panen raya di Kecamatan Cikeusal, di salah satu rumah makan di Kota Serang, Rabu (2/3/2016).

Marwan menjelaskan, dirinya mengatakan hal tersebut, lantaran pada saat meninjau pembangunan jalan desa, dirinya menerima masukan dari para kepala desa.

“Saya juga meminta kepala desa hati-hati dalam penggunaan dana desa yang setiap tahunnya akan mengalami peningkatan,” katanya.

Marwan menjelaskan, Pemerintah Pusat menganggarkan sebesar Rp47 triliun untuk dana desa di seluruh Indonesia, dengan masing-masing desa menerima sekitar Rp700 juta sampai Rp800 juta. Kalau ditambahkan antara Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), maka masing-masing desa memperoleh sekitar Rp1 miliar lebih.

“Semuanya untuk infrastruktur, jalan desa, irigasi dan bersifat padat karya melibatkan masyarakat desa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Marwan menegaskan, bahwa pengalokasian dana desa ini merupakan komitmen Presiden Joko Widodo bersama Kapolri, untuk memastikan dana desa dapat dipergunakan sesuai ketentuan. (Fauzan Dardiri)