SERANG – Penguji kendaraan bermotor pada Dinas Perhubungan Kabupaten Serang Sutrisno menyatakan bahwa bus Murni Jaya yang terguling di Tol Tangerang-Merak KM 63.400 tepatnya di Kampung Nambo, Kecamatan Ciruas  kondisi bus masih layak jalan.

Kesimpulan tersebut terungkap usai  dilakukan cek fisik kendaraan oleh Dishub Kabupaten Serang dan Dirlantas Polda Banten. Cek fisik dilakukan pukul 16.00 WIB hingga 16.30 WIB. Kurang lebih 30 menit Dishub dan Kepolisian melakukan cek fisik kendaraan.

” Berdasarkan pengecekan, bus yang mengalami kecelakaan dinyatakan layak jalan. Di dekat lokasi kecelakaan, ada bekas telapak ban. Artinya, pengereman berfungsi. Jika rem tidak berfungsi, tak ada jejak ban,” ujar Sutrisno seraya memeriksa bus di lokasi penyimpanan barang bukti di gerbang tol Ciujung, Sabtu(18/3).

Baca juga: http://www.radarbanten.co.id/ini-data-korban-bus-murni-jaya-yang-terguling-di-tol/

Sutrisno menyimpulkan  ban bus Murni tersebut masih baik. Sistem kemudi bus juga diperiksa dan tidak ditemukan komponen yang aus atau rusak. ” Di lokasi kejadian ada bekas pengereman sepanjang 21 meter,” ujarnya.

Berita Sebelumnya:http://www.radarbanten.co.id/murni-jaya-terguling-di-tol-tiga-orang-dikabarkan-meninggal/
Sementara itu, Kanit Laka lantas Polda Banten Ipda Pujianto mengatakan, kasus kecelakaan yang menyebabkan tiga orang tewas dan 27 orang mengalami luka-luka di SP3. Sebab, supir bus atas nama Hasim Ashari meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

“Karena tersangkanya meninggal dunia. Kasus nya dihentikan sesuai pasal 77 KUHP dan pasal 109 ayat 2 KUHAP. Namun secara administrasi tidak dihentikan, guna keperluan asuransi jasa raharja,” ucap Puji. (Ade F)