Terlambat Ikuti Apel, ASN Cilegon Nekat Menyelinap di Sela Pagar

0
74

CILEGON – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) kalang kabut lantaran terlambat datang mengikuti apel pagi yang digelar Pemkot Cilegon, Rabu (29/11). Diduga takut tidak absen finger print, sebagian ASN Kota Cilegon nekat menerobos selah jeruji pagar.

Pagi tadi Pemkot Cilegon menggelar upacara hari ulang tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesi (Korpri) ke-46 di halaman kantor Walikota Cilegon. Pemkot Cilegon mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti apel itu dan mengharuskan absen dilokasi.

Apel yang dilaksanakan pukul 08.00 WIB itu memang menutup seluruh pintu masuk ke halaman Pemkot Cilegon dan melarang pegawai yang datang terlambat untuk masuk. Namun perilaku yang tidak disipilin dari kalangan ASN yang datang terlambat sepertinya sudah tahu adanya celah yang dapat mereka terobos.

Tepatnya di pagar yang berada di belakang kantor Walikota Cilegon. Pagar yang terbuat dari batangan besi yang dilas sambung-menyambung itu rupanya adanya sebagian yang patah sehingga dapat dimanfaatkan untuk menyelinap.

Namun tidak semua ASN yang datang terlambat nekat menyelinap, ada juga yang sebagiannya tetap menunggu di depan pintu belakang, dan memilih bersenda gurau di warung dekat area tersebut.

Menurut supir truk yang memarkirkan mobilnya di Lapangan Sumampir, Samlawi mengaku sudah sering melihat pemandangan tersebut.  ASN sering kali menerobos pagar kantor Walikota Cilegon.

“Pekan kemarin, mereka masih memanjat pagar. Saya tidak tahu siapa yang menjebol pagar, hingga mereka bisa dengan mudah menerobos pagar,” katanya.

Warga lainnya yang kebetulan melihat hal tersebut hanya menggedekan kepala dan tersenyum sinis. Ia mengaku tidak menduga aparatur negara yang cerminan menjadi panutan masyarakat malah mencontohkan hal yang tidak baik.

Pagar tersebut tepat berada di pinggir jalan raya sehingga pengendara yang sedang melintas dapat melihat jelas aksi-kasi ASN yang tidak tepat waktu itu. “Seharusnya malu, kan ini ditempat keramaian. Banyak orang yang melihatnya,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)