Terlambat, Warga Tetap Semangat

0
321 views

CIKEUSAL – Penataan lingkungan RW 03, Kampung Bojong Neros, Desa Panosogan, Kecamatan Cikusal, baru dimulai sekira dua pekan lalu. Persiapan kampung ini menghadapi penilaian tahap pertama Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2020 terlambat. Namun, warganya tetap semangat untuk membuat kampungnya indah.

Persiapan RW 03 menghadapi penilaian yang akan dilaksanakan pada awal bulan ini memang balum banyak. Warga baru membuat pagar. “Itu karena informasi ke desa kami baru minggu lalu, jadi bisa dibilang kami sangat terlambat, tapi warga Kampung Bojong Neros cukup antusias,” kata Kepala Desa Panosogan Ahmad Tusi.

Keterlambatan ini tidak membuat warga RW 03 pesimis. Mereka yakin bisa mengejar RW lain dan bersaing di LKBA 2020.

“Intinya, kami akan berusaha semaksimal mungkin agar hasilnya tidak memalukan. Di Bojong Neros bisa dibilang penataannya murni dari warga. Untuk bambu, mereka tidak beli karena banyak yang menyumbang bambu hingga paku. Yang beli baru cat,” jelas Suji, warga RW 03.

Suji menargetkan lingkungan kampungnya tetap bersih. Warga juga diimbau untuk bisa merapikan dan memperindah halaman rumah masing-masing.

“Yang terpenting kami berpartisipasi di LKBA,” ujarnya.

Koordinator pemuda Bojong Neros Adi Rosyadi menambahkan, ia akan mengerahkan para pemuda untuk turut membantu mendekorasi lingkungan. “Para pemuda akan maksimal membantu. Sekarang para pemuda yang tidak ada aktivitas turun. Ada yang ngecat, bikin pagar, sampai babat rumput,” jelasnya. (rio/don)