Terlibat Tabrakan, Polisi Tewas Terbentur Trotoar

Anggota polisi memberikan penghormatan terhadap almarhum Bripda Slamet Paryadi di RSUD dr Dradjat Prawiranegara Serang, Senin (9/7).

SERANG – Nasib nahas dialami Bripda Slamet Paryadi. Anggota Satuan Sabhara Polres Serang itu meregang nyawa usai terlibat tabrakan di Jalan Raya Serang-Jakarta, depan SPBU Parung, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, Senin (9/7) sekira pukul 08.00 WIB.

Informasi yang diperoleh, insiden kecelakaan ini terjadi saat Bripda Slamet hendak bertugas melakukan pengamanan di PT Advantage SCM, Cipocokjaya, Kota Serang. Menggunakan sepeda motor Honda Beat B 3122 KHI, korban berangkat dari rumahnya di Perumahan Kepuren Residen, Kecamatan Kalodran, Kota Serang.

Saat dalam perjalanan, korban dikagetkan pengendara motor tidak dikenal yang memutar arah tanpa menyalakan lampu sein terlebih dahulu. Pengendara motor itu diduga hendak masuk ke arah SPBU.

Tanpa bisa dihindari, Bripda Slamet menabrak pengendara motor tersebut. Akibat terlibat tabrakan, korban terpental dengan posisi bagian kepalanya terbentur ke trotoar. Saat itu, korban langsung dilarikan ke RS Sari Asih karena mengalami kondisi kritis.

“Korban mengalami luka di bagian kepala karena terbentur trotoar dalam insiden kecelakaan tersebut,” kata Kanit Laka Lantas Polres Serang Kota Ipda Ade Komarudin kepada Radar Banten, kemarin.

Karena kondisinya semakin kritis, korban dilarikan ke RSUD dr Dradjat Prawiranegara. Namun, nyawa korban tidak bisa tertolong setibanya di rumah sakit. Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14.30 WIB karena tengkorak kepala bagian belakang mengalami keretakan.

“Insiden ini masih kami selidiki. Lawan pengendara yang terlibat tabrakan dengan korban juga masih kita cari. Dia langsung melarikan diri saat kejadian tadi siang,” terang Ade.

Terpisah, Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Indra Gunawan membenarkan korban yang terlibat tabrakan merupakan anggotanya. Dikatakan Indra, korban sudah dibawa ke rumah duka sekira pukul 17.30 WIB.

“Betul, almarhum anggota kami. Saat kejadian, almarhum sedang menjalankan tugas pagi. Dia gugur saat menjalankan tugasnya sebagai anggota kepolisian,” kata Indra saat ditemui Radar Banten usai menjenguk keluarga korban di RSUD dr Dradjat Prawiranegara.

Terkait insiden kecelakaan, Indra memastikan masih terus melakukan investigasi. Sebab menurutnya, korban merupakan anggota yang memiliki dedikasi tinggi terhadap tugasnya di dinas kepolisian.

“Kita sudah koordinasi dengan Polres Kota. Peristiwanya sedang ditelusuri lebih lanjut. Untuk keluarga korban, kita turut mengucapkan bela sungkawa. Mudah-mudahan almarhum bisa diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya. (Rifat A/RBG)