Terminal Tanara Dinilai Tidak Berfungsi

Suasana Terminal Tanara di Desa Tanara, Kecamatan Tanara, Sabtu (24/6). Tidak ada aktivitas kendaraan umum selayaknya fungsi terminal.

TANARA – Terminal Tanara yang berlokasi di Desa Tanara, Kecamatan Tanara dinilai tidak berfungsi. Terminal tipe C yang dibangun Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang itu sepi dan jarang terlihat digunakan untuk pusat angkutan transportasi.

Pantauan Radar Banten, Sabtu (23/6), suasana terminal tampak sepi, tidak ada aktivitas angkutan transportasi. Di area terminal hanya terlihat dua unit mobil bus berplat kuning yang sudah lapuk. Padahal, terminal memiliki beberapa fasilitas seperti area parkir kendaraan umum, ruang tunggu, kantor, dan musala.

Warga Kecamatan Tanara, Farid membenarkan, Terminal Tanara selalu sepi dan jarang terlihat adanya aktivitas kendaraan umum yang mangkal. Bahkan, kata Farid, di wilayahnya juga jarang terlihat angkutan umum yang melintas. “Mobil angkotnya enggak sampai ke Tanara, cuma sampai Tirtayasa saja,” keluhnya saat ditemui Radar Banten di terminal.

Padahal, menurut Farid, warga di wilayahnya membutuhkan jasa angkutan umum. Mobilitas warga Kecamatan Tanara, dinilai Farid, cukup tinggi. Terutama siswa yang akan pergi ke sekolah dan di pasar tradisional. “Kalau ada angkot, pastinya ada aja yang naik (penumpang-red),” ujarnya.

Terpisah, Camat Tanara E Suhaeri tidak menyangkal, kondisi sepinya Terminal Tanara. Hal itu lantaran tidak adanya angkutan umum yang melintas di wilayahnya. “Kalau diarahkan oleh Dishub, pasti mau (sopir angkutan melintas ke Tanara-red) mau,” ucapnya melalui sambungan telepon seluler, Minggu (24/6).

Kata Suhaeri, Terminal Tanara dibangun sejak 2008 atas permintaan anggota DPRD Kabupaten Serang. Namun, sejak dibangun terminal tidak pernah dioperasikan. “Enggak pernah dipakai. Jadi mubazir. Padahal, banyak fasilitasnya,” ujarnya.

Menurut Suhaeri, harus ada kerja sama antara Dishub dengan Pemkab Tangerang untuk memfungsikan lagi Terminal Tanara. Soalnya, trayek di Kecamatan Tanara bisa dilalui kendaraan angkutan umum dari Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang. “Kecamatan Tanara kan perbatasan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang,” terangnya.

Suhaeri mengaku, sudah menyampaikan kondisi terminal dan usulan kerja sama dengan Pemkab Tangerang kepada Dishub. Terkait mobil bus yang terparkir di area Terminal Tanara, Suhaeri memperkirakan kendaraan milik Pemkab Tangerang. “Di situ (Terminal Tanara-red) ada kepala terminalnya, ada dua petugas, tapi kendaraan angkutan sepi aja,” tukasnya. (Rozak/RBG)