Ternak Lobster Potensi Unggulan Pasirgadung

Kepala Desa Pasirgadung Hamdan (kanan) mendampingi Sekdes Abidin (kiri) dalam penyerahan SK pengurus RT baru, beberapa waktu lalu.

        TANGERANG- Pemerintah Desa Pasirgadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang bakal menyasar peternakan lobster air tawar dalam program pemberdayaan masyarakat. Pemerintah desa akan melaksanakannya tahun ini, dan menginginkan peternakan tersebut menjadi potensi unggulan desa.  

        Kepala Urusan Perencanaan Desa Pasirgadung Ahmad Sidik mengatakan, rencana pemerintahannya itu karena peminat lobster air tawar yang cukup banyak. ”Program ternak udang lobster air tawar ini merupakan pilot project kami di 2019 dan disasar menjadi salah satu unit usaha badan usaha milik desa (BUMDes-red),” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/4).

        Lelaki yang akrab dipanggil Sidik itu mengaku, peternakan lobster air tawar yang akan dijalankan Pemerintah Desa Pasirgadung merupakan satu-satunya program pemberdayaan di Kecamatan Cikupa. ”Sejauh ini, saya lihat, desa lain di Kecamatan Cikupa mungkin di Kabupaten Tangerang belum pernah ada pemberdayaan lobster. Biasanya, yang lazim-lazim saja. Misalnya, budi daya lele. Nah, maka itu, kami ingin inovasi program pemberdayaan melalui ternak lobster air tawar ini,” tambah Sidik.

        Menurut Sidik, alasan Pemerintah Desa Pasirgadung menyasar peternakan lobster air tawar karena pangsa pasarnya dinilai masih terbuka lebar. Usaha ini dianggap cukup menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pasirgadung.

        Sebab, lanjut Sidik, banyak rumah makan dan restoran yang menjajakan lobster sebagai menu pilihan utama. Sementara, peternaknya masih jarang. ”Selain itu, melalui program pemberdayaan ini, saya ingin mengurangi pengangguran di desa dan akan dikelola melalui BUMDes,” terangnya.

        Ia menuturkan, Pemerintah Desa Pasirgadung memang akan menyasar pemuda desa untuk mengelola peternakan tersebut. Pemerintah desa, bahkan telah berencana membentuk empat kelompok pemuda, berjumlah enam orang tiap kelompok, untuk mengelola peternakan lobster air tawar.

        ”Saat ini, ternak udang lobster sudah ada yang berjalan di sekitar Kampung Jengkol. Nah, dia (peternak lobster di Kampung Jengkol-red) juga yang akan menjadi semacam vendor dalam pemberdayaan ternak udang air tawar ini,” tuturnya.

        Untuk menjalankan programnya itu, Sidik menyebutkan, Pemerintah Desa Pasirgadung telah menganggarkan bantuan permodalan Rp60,6 juta. Dana itu modal awal dan dibagi untuk empat kelompok pemuda.

        Tahun 2018, Pemerintah Desa Pasirgadung telah menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan perbengkelan bagi pemuda dan pembuatan kue untuk ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). ”Semoga, program ternak udang lobster ini bisa berjalan, berkembang, dan menjadi peluang usaha pemuda,” tukasnya.

        Soal usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), di Pasirgadung ada industri rumahan pembuatan rengginang. Penganan tradisional ini tak tergerus oleh perkembangan zaman. Warga Kampung Sabrang lah yang mempertahankannya hingga kini.

        Kepala Desa Pasirgadung Hamdan berharap, dengan berbagai program pemberdayaan yang dicanangkan pemerintahnya, bisa meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Pasirgadung. ”Semoga, semua program bisa berjalan lancar, tepat sasaran, dan berkembang menjadi potensi unggulan desa dan usaha masyarakat,” tutupnya. (pem/rb/sub)