Terobos Lampu Merah, Motor Ditabrak Angkot

SERANG – Andri (17) dan M Hambali (16), ditabrak angkot di Jalan Raya Serang-Pandeglang, Lingkungan Palima, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Jumat (27/12) dini hari. Kecelakaan itu disebabkan motor yang ditumpangi Andri dan Hambali menerobos lampu merah.

Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekira pukul 01.30 WIB. Sebelum terlibat kecelakaan, Andri yang mengemudikan motor Honda Beat nopol A 5073 EK melaju kencang dari arah Pandeglang menuju Serang. Tiba di lokasi kejadian, traffic light atau lampu pengatur lalu lintas berwarna merah. Namun, warga Kampung Kareowetan, Desa Sukamanah, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, itu tidak menggubrisnya. Dia tetap memacu motornya.

Saat bersamaan melaju sebuah angkot nopol A 1913 CS dari arah Pabuaran menuju Boru. Akibatnya, angkot yang dikemudikan Judin (36) langsung menyeruduk motor korban. Benturan itu menyebabkan motor dan penumpangnya terseret.

Andri mengalami luka sobek di kaki kiri dan pelipis kanan. Sedangkan Hambali hanya menderita luka ringan di pelipis kanan. Polisi dan warga kemudian mengevakuasi kedua korban ke RSU Banten.

“Kedua korban mengalami kecelakaan di Palima Jumat dini hari tadi. Kecelakaan tersebut disebabkan oleh pengendara motor yang menerebos lampu merah sehingga ditabrak angkot,” kata Kasat Lantas Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tesyar Rhofadli.

Dua unit kendaraan dan Judin diamankan petugas ke Mapolres Serang Kota. Warga Kampung Cibopong Tengah, Desa Silaman, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang itu dimintai keterangan. 

“Jangan pernah melanggar peraturan lalu lintas karena itu berdampak si pelanggar dan juga bisa kepada orang lain. Saya meminta kepada masyarakat untuk selalu sabar saat berkendara dan jangan ego di jalan,” tutur mantan Kasat Lantas Polres Pandeglang tersebut. (mg05/nda/ags)