Teroris yang Tertangkap Terancam Penjara Seumur Hidup

0
496 views
Kombes Awi Setiono saat konferensi pers terkait penangkapan teroris.

JAKARTA – Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dan dua orang sebagai DPO terduga teroris. Para pelaku ini kedapatan memiliki bom di indekos yang ada di Jalan Bintara Jaya 8, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Sabtu (10/12).

“Tim Densus 88 telah melakukannya penangkapan empat orang tersangka dan dua DPO pelaku teror bom yang rencananya akan melakukan pengeboman di obyek vital nasional,” kata Kabag Mitra Ropenmas Divisi Humas Polri di Mabes Polri, Minggu (11/12), sebagaimana dilansir JawaPos.com.

Awi menjelaskan, keempat pelaku itu ditangkap di lokasi berbeda. MNS dan AS ditangkap di bawah fly over Kalimalang, Jakarta Timur sekitar pukul 15.40 WIB.

Kemudian DYN yang juga berperan sebagai calon pengantin bom ditangkap di indekos di Bekasi, tempat kejadian penemuan bom. Lalu untuk S, dia ditangkap, tim Densus 88 di Karang Anyar, Jawa Tengah sekitar pukul 18.30 WIB.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu menuturkan, sebelum menangkap keempat tersangka, tim Densus 88 telah melakukan pengintaian terlebih dahulu AS dan MNS dari Solo menuju Jakarta. Setibanya di Jakarta tepatnya di fly over Kalimalang, Jakarta Timur, polisi langsung menangkap keduanya.

Saat ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti seperti bom panci yang disimpan di dalam tas ransel warna hitam, tapi bok tersebut telah diledakkan oleh tim Densus 88 di lokasi penemuan bom sekitar pukul 19.00, serta menyita pakaian dan surat wasiat yang akan dikirim DYN ke keluarganya di Cirebon.

Keempat pelaku terancam Pasal 7 Jo 15 Undang-undang RI Nomor 15 Tahun 2003, tentang penetapan pemerintah penggantinya Undang-undang, tentang pemberantasan terorisme dengan ancaman penjara seumur hidup. (elf/JPG)