Terowongan Cawang Banjir, Lalu Lintas Dialihkan

0
1162

JAKARTA – Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur mengalihkan lalu lintas di sekitar Cawang karena sejumlah jalan terendam banjir pada Jumat (19/2) pagi. Gangguan lalu lintas akibat banjir ini terjadi setelah curah hujan tinggi sejak dini hari.

Pengendara yang datang dari arah utara menuju selatan dialihkan petugas tepatnya di simpang Jalan Kalimalang, Makasar, Jakarta Timur.

Kegiatan pengalihan arus kendaraan akibat banjir Cawang ini melibatkan sejumlah petugas berseragam Dishub maupun polisi lalu lintas sebab sejumlah badan jalan mulai tergenang air hujan, khususnya kendaraan dari arah Cawang menuju Kebon Nanas.

Sementara itu, dalam siaran persnya, Kamis (18/2) Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) peringatkan Jabodetabek banjir besar pada 19 dan 20 Februari 2021 besok. Hal itu berdasarkan hasil prediksi Satellite-based Disaster Early Warning System (Sadewa) milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Jabodetabek hujan ekstrem mulai terjadi di kawasan Jakarta sejak pukul 23.00 WIB dengan intensitas yang semakin meningkat. Selain itu jangkauan wilayah yang meluas. Sehingga Bekasi, Depok, Tangerang, bahkan hingga Karawang akan diguyur hujan deras.

Hal ini sesuai dengan peringatan dini hujan ekstrem yang akan berlangsung pada 18-19 Februari 2021 di Jakarta yang telah dikeluarkan oleh BMKG.

Peneliti Sains Atmosfer pada Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer LAPAN Erma Yulihastin menjelaskan hujan ekstrem tersebut diprediksi mencapai intensitas maksimum pada pukul 05.00 WIB.

“Setelah itu, intensitas akan berkurang terhadap waktu namun hujan dalam skala meso atau luas akan persisten terjadi sepanjang hari hingga pukul 17.00 WIB di kawasan Jakarta dan sekitarnya,” kata Erma Yulihastin.

Pada sore hari, hujan juga akan terbentuk di kawasan Bogor dan sekitarnya dan menjalar ke utara menuju Jakarta dengan peningkatan intensitas hujan akan kembali terjadi menjelang tengah malam pukul 23.00 WIB.

Sementara itu hujan di Jakarta bahkan masih akan terjadi hingga pukul 04.00 WIB pada tanggal 20 Februari 2021.

Hujan ekstrem dinihari ini sangat erat dipengaruhi oleh penguatan CENS dan angin utaraan di Laut Jawa yang bersifat sangat lembap.

“Semua pihak diharapkan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir besar yang dapat terjadi pada 19-20 Februari secara luas di Jadetabek, sebagaimana yang pernah terjadi pada 1 Januari 2020,” kata dia. (Ila)