Tertimbun Longsor, Empat Penambang Emas di Kabupaten Lebak Tewas

0
496 views
ilustrasi (foto:istimewa)

SERANG – Empat orang penambang emas di blok Cikopo Gunung Halimun Salak, Desa Citorek Timur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, tewas setelah tertimbun material longsor hari ini, Selasa (6/12), jam 09.30 Wib.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten, Sumawijaya menuturkan, berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologi kejadian, korban berada dilokasi tempat istirahat sambil menunggu dan mengolah hasil penambangan emas tanpa ijin (peti blok Cikopo Gunung Halimun Salak) disepanjang bantaran aliran sungai Cikopo.

“Itu pada kondisi saat ¬†diguyur hujan membuat bantaran sungai di wilayah gunung blok Cikopo longsor menimpa warga yang sedang istirahat disaung-saung area bantaran sungai, dengan adanya kejadian tersebut mengakibatkan beberapa korban tertimpa reruntuhan longsor hingga sebagian para korban meninggal dunia dan beberapa luka berat dan ringan,” papar Sumawijaya, Selasa (6/12).

Adapun Korban meninggal antara lain, Juandi bin Arcana (45), laki-laki, warga kampung Sukatani rt.01 rw. 01 desa Situmulya kecamatan Cibeber. Endi bin Enjuy, (27) laki-laki, warga kampung Sukatani rt. 01 rw. 02 desa Situmulya kecamatan Cibeber kabupaten Lebak. Idik, (35), laki-laki, warga kampung Gunung Bongkok rt. 01 rw. 01 desa Gunungwangun kecamatan Cibeber Dan Yudi (35), laki-laki warga Desa Citorek Barat, kecamatan Cibeber.

Sedangkan yang luka berat dan ringan diantaranya, Nandi bin Jumanta, (30), laki-laki warga kampung Sukatani desa Situmulya Kecamatan Cibeber. Maya bin Ukat (35) laki-laki warga kampung Sukatani desa Situmulya kecamatan Cibeber. Terakhir, Elen (30), laki-laki, warga kampung Sukatani desa Situmulya kecamatan Cibeber.

“Saat ini Pihak Kepolisian, BPBD, dan masyarakat bersama sama melakukan evakuasi korban,” ujarnya. (Bayu)