Tetangga Sodomi Siswa SMP

0
192

SERANG– Aksi kekerasan seksual terhadap anak kembali terjadi di Kota Serang. Rabu (8/4) lalu, RN (15), dilaporkan menjadi korban sodomi oleh dua orang tetangga kampungya.

Siswa SMP asal Kecamatan Kasemen, Kota Serang ini disodomi YJ (48) dan GN (18). Saat itu, korban yang berjalan pulang dicegat oleh GN. Korban diajak nongkrong oleh GN di perlintasan rel kereta api.

RN yang tak curiga menuruti ajakan GN. Di lokasi, YJ sudah menunggu korban dan GN. Saat tiba di lokasi, korban diperintahkan YJ membungkuk.

RN pun menuruti perintah YJ. Saat bersamaan, GN menurunkan celana korban. Tanpa disadari korban, GN langsung melakukan sodomi. Setelah GN puas, YJ menggantikan posisi GN.

Namun, saat perbuatan asusila berlangsung, kebetulan ada warga sekitar yang melihat. YJ terpaksa menghentikan aktivitasnya setelah dilempar batu oleh warga.

Korban mengambil kesempatan itu untuk pulang ke rumah. Tetapi, korban enggan bercerita kepada orang tuanya. Minggu (19/4), korban memberanikan diri mengadukan peristiwa tersebut kepada ayah kandungnya, AG.

AG yang tak terima melaporkan perbuatan YJ dan GN ke Mapolres Serang Kota. Setelah bukti permulaan dianggap telah cukup polisi menangkap kedua pelaku.

“Kedua pelaku telah kami amankan pada Minggu (19/4) setelah korban membuat laporan,” kata Kapolres Serang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Edhi Cahyono, Senin (20/4).

Saat diinterograsi, YJ dan GN mengakui perbuatannya. Keduanya mengaku khilaf. “Saat ini kedua pelaku masih kita lakukan pemeriksaan. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Edhi didampingi Kasubag Humas Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Badri Hasan.

Keduanya dijerat Pasal 82 ayat (1) UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Kedua tersangka terancam pidana penjara minimal 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda Rp5 miliar,” tutur alumnus Akpol 2000 tersebut. (mg05/nda)