Tetap Konsumsi Sayur dan Buah Saat Lebaran Agar Gizi Tetap Seimbang

Opor ayam.

JAKARTA – Lebaran identik dengan makanan bersantan. Opor, rendang, sayur ketupat, hingga sambal goreng hati semuanya menggunakan santan. Santan sendiri mengandung lemak dan kalori yang tinggi. Tiap 100 gram santan kelapa mengandung 122 kalori. Untuk menjaga badan agar tetap sehat, sayur dan buah menjadi solusi untuk membuat tubuh memperoleh gizi seimbang.

Menu sayur sebaiknya harus tetap ada selama Lebaran. Sehingga anggota keluarga tak melulu makan menu bersantan selama tiga kali dalam sehari. Belum lagi ditambah dengan kunjungan ke rumah keluarga atau kerabat yang juga disuguhkan santan.

“Saat lebaran, usahakan dalam sehari hanya 1 kali makan sayur bersantan,” kata Ahli Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Diah M. Utari kepada JawaPos.com, Jumat (22/6).

Diah menjelaskan, masyarakat sebaiknya tetap menyantap menu sayur sebanyak dua kali sehari, selain menu bersantan. Misalnya bisa makan sayur bening, sayur tumis atau sayur yang di kukus.

“Jika terpaksa makan masakan santan sebanyak 3 kali sehari, ambil porsi kecil dan jangan ambil kuah santannya,” jelasnya.

Selain sayur, saat Lebaran juga disarankan untuk tetap mengonsumsi buah. Makan buah sebelum makan akan lebih baik agar perut merasa kenyang sebelum menyantap makanan.

“Agar makan tidak terlalu banyak, makanlah buah-buahan dulu sebelumnya dan jangan lupa air putih,” ujarnya.

Menurutnya, buah dan sayur harus ada saat lebaran untuk mengimbangi konsumsi lemak yang tinggi. Buah dan sayur yang kaya serat, dapat mengimbangi asupan lemak sehingga kadar kolesterol tubuh tidak meningkat terlalu tinggi saat lebaran. (cr1/JPG)