Tetaplah Patuh Protokol Kesehatan Meski Vaksin Covid-19 Ditemukan

0
503 views

Hampir semua masyarakat Indonesia kini tengah menghadapi kejenuhan dalam menghadapi virus Covid-19 yang entah kapan akan berakhir. Setiap orang  mendadak harus adaptasi cepat dengan perubahan yang begitu signifikan, sejak pertama kali muncul berita wabah virus corona yang menginfeksi ribuan warga di Wuhan, China, pada akhir tahun 2019 lalu. Kemudian, virus dengan cepat menyebar, menjadi wabah global yang sangat mematikan.

Hingga saat ini, setiap negara saling berlomba untuk membuat vaksin Covid-19 yang mampu meredam pandemi ini sesegera mungkin, termasuk Indonesia. Melalui penelitian yang dilakukan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME), para peneliti Tanah Air sedang mengusahakan untuk mengembangkan vaksin penangkal virus Covid-19, yang dikenal dengan nama vaksin merah putih di Indonesia.

Vaksin covid 19 ini ditargetkan untuk bisa digunakan seluruh masyarakat Indonesia pada pertengahan tahun 2021 mendatang. Selain itu, Indonesia juga turut membeli vaksin produk luar yang lebih cepat selesai agar dapat mengakhiri pandemi ini. Akan tetapi, jika pun vaksin sudah ditemukan apakah protokol kesehatan diabaikan begitu saja? Berikut ulasan lengkapnya.

Vaksin bukan Akhir Dari Pandemi

Saat ini semua orang di dunia, termasuk masyarakat Indonesia berharap pandemi bisa berakhir sepenuhnya. Tidak ada lagi korban jiwa, baik dari itu yang terinfeksi maupun tenaga medis, dan keadaan kembali menjadi normal, sehingga bisa beraktivitas, bisa berkumpul bersama teman, kolega, dan keluarga, tanpa harus dihantui perasaan takut akan bahaya virus corona lagi.

Meskipun nantinya, setelah vaksin sepenuhnya selesai diuji coba dan bisa langsung diberikan pada masyarakat, tetap saja aturan protokol kesehatan tidak boleh diabaikan begitu saja. Vaksin memang membantu dalam mengendalikan penyebaran penyakit Covid-19. Namun, virusnya bisa jadi tetap tinggal di sekitar kita. Semoga saja, semakin banyak orang yang telah melakukan vaksin, maka virus pun lama-kelamaan akan berkurang.

Oleh karena itu, jangan pernah abaikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, seperti menjaga jarak, tetap mengenakan masker, dan selalu mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer setelah bersentuhan. Upaya pencegahan tetap yang harus diutamakan, walaupun vaksin telah sepenuhnya diberikan pada masyarakat nantinya. Hal ini setidaknya akan membantu menekan tingginya angka penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Anna Durbin, seorang peneliti vaksin sekaligus profesor bidang Kesehatan Internasional di The John Hopkins School of Public Health pun mengemukakan pendapat yang sama. Ada empat kunci yang akan menentukan bagaimana vaksin akan bekerja, yaitu seberapa efektif dari vaksin tersebut, kapan vaksin akan siap digunakan, berapa banyak dosis yang tersedia, dan apa yang menjadi rencana dunia untuk membatasi penyebaran virus Covid-19 tersebut.

Dunia memang sedang sama-sama menunggu hasil uji klinis vaksin untuk menangkal virus corona ini. Untuk itu, hingga vaksin benar-benar siap digunakan tetap patuhi aturan kesehatan dari pemerintah. 

Jika Anda merasa kurang sehat hingga ada gejala terkena covid-19 di tengah wabah pandemi saat ini, bisa konsultasi dengan dokter seputar covid-19 dan melakukan rapid test atau swab test melalui aplikasi Halodoc untuk memastikannya. Anda bisa melakukannya di mana saja dan kapan saja sesuai kondisi.

Selain itu, ketika akan konsultasi dengan dokter, Anda bisa memilih ingin menggunakan antara fitur voice, video call atau chat. Halodoc mempunyai fitur directory yang membuat Anda bisa menemukan informasi lengkap mengenai dokter, rumah sakit dan klinik terdekat. (*)